1 Jam Lewat WAG, 710 Kilo Randang dari Pejabat Sumbar untuk Korban Tsunami Selat Sunda

oleh
Randang kepedulian pejabat Pemprov Sumbar, siap dikirim ke daerah korban Tsunami Selat Sunda. (foto: dok)

Padang,—Mengejutkan, menghentak, dan tidak menyangka Tsunami Selat Sunda masive merusak dan menelan ratusan korban jiwa di sepanjang Anyer, Pandeglang Banten dan derah pantai di Lampung.

Provinsi Sumbar yang pernah merasakan bencana gempa bumi 2009 lalu, sangat merasakan dampak dan duka bencana tsunami Selat Sunda.

Tak berpikir panjang Gubernur Sumbar Irwan Prayitno turun tangan untuk segera kirim bantuan di masa tanggap darurat.

Irwan pun mengetuk hati Kepala SKPD di Pemerintahan Provinsi Sumatera Barat dan kembali menggalang aksi kemanusiaan membantu korban Tsunami di Banten dan Lampung.

Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dirilis Humas Pemprov Sumbar langsung mengkoordinir penggalangan bantuan Randang untuk Banten-Lampung lewat group WhatsApp SKPD Provinsi Sumbar. Selasa 25/12.

“Pak Gubernur mengetuk hati kita semua, kiranya kita turut merasakan duka saudara sebangsa kita di Banten dan Lampung. Beliau berharap, ada gerakan kemanusiaan dari kita semua untuk itu, salah satunya adalah kembali penggalangan pengumpulan Randang,”ujar chat Wagub di group whatsapp pejabat Pempriv Sumbar.

“Kita himbau para Kepala SKPD yang ada di Sumbar. Mudah-mudahan setelah itu, masyarakat Dumbar baik yang ada di ranah atau di rantau, juga tergugah untuk membantu saudara kita korban Tsunami Selat Sunda,”ujar Nasrul Abit.

Respon cepat kepedulian pejabat Pemprov Sumbar terbukti, hanya satu jam ( 17.00-18.00 WIB) diinformasikan Kepala Biro Humas Sumbar Jasman Rizal, Randang untuk Banten-Lampung sudah terkumpul 710 kilogram.

710 kilogram Randang dari 30 SKPD. Wakil Gubernur yakin, Randang lebih satu Ton, karena masih ada sekitar 20 SKPD yang belum mengisi list yang ada,

Nasrul Abit yakin, bahwa Randang yang terkumpul alan lebih dari satu ton.

“Ini masih 30 SKPD, telah terkumpul 710 kilo. Kalaulah seluruh SKPD berpartisipasi untuk membantu korban Tsunami Banten dan Lampung, saya yakin lebih satu ton randang akan terkumpul, dan segera kita kirim.ke daerah bencana,”ujar Nasrul Abit.

Bantuan randang paling lambat tanggal 27 Desember 2018 telah dikumpulkan di kantor BPBD Provinsi Sumatera Barat dengan cara mempacking randang dengan ukuran 1/2 kg. Hal ini bertujuan agar memudahkan dalam pengangkutan dan pendisribusiannya.

Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar Jasman saat diminta penjelasannya oleh beberapa awak media terkait soal pendistribusian ke lokasi bencana.

“Kita berharap, randang itu di packing dengan ukuran 1/2 kg. Tujuannya agar memudahkan saat membawa ke lokasi bencana dan saat pendistribusiannya” terang Jasman.(rilis: humas-sumbar*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *