25.084 Pelamar Lolos Seleksi Administrasi Pengawas TPS Sumbar, 1.490 TPS Kosong

oleh -836 views
oleh
836 views

Padang–Sebanyak 25.084 pelamar dinyatakan lulus seleksi administrasi pada rekrutmen Pelamar Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Pemilu 2024 di wilayah Sumbar. Sementara jumlah PTPS yang akan diterima sebanyak 17.549 orang.

“Dari 25.084 pelamar yang lolos administrasi, terbanyak di Kota Padang berjumlah 3.499 orang. Sedangkan paling sedikit di Kota Padangpanjang sebanyak 305 orang,” kata Ketua Bawaslu Sumbar Alni, Minggu (14/1/2024).

Menurutnya, kategori persyaratan administrasi pengawas yang harus terpenuhi untuk lulus seleksi administrasi, di antaranya adalah kelengkapan berkas, keabsahan dan legalitas berkas persyaratan.

Untuk Pemilu 2024, anggota partai politik yang terdaftar pada Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) tidak diperkenankan untuk menjadi PTPS dan secara otomatis akan gagal dalam tahap seleksi administrasi.

Calon PTPS yang lolos administrasi selanjutnya akan mengikuti seleksi wawancara. “Seleksi wawancara sendiri sebenarnya sudah dimulai sejak tanggal 2 sampai 17 Januari 2024. Sedangkan penetapan calon terpilih berdasarkan hasil tes wawancara akan diumumkan pada tanggal 18 sampai 19 Januari 2024,” kata Khadafi.

Sementara itu, berdasarkan data yang diterima Bawaslu Sumbar masih terdapat 1.490 TPS yang kosong karena belum ada yang mendaftar sebagai calon Pengawas TPS.

“Salah satu langkah yang diambil untuk mengatasi kendala tersebut adalah ketika proses wawancara Panitia dari Panwaslu Kecamatan akan menawarkan kepada calon PTPS yang melebihi kuota di satu TPS untuk bersedia ditempatkan menjadi pengawas di TPS terdekat yang masih kosong,” kata Khadafi.

Khadafi mengimbau masyarakat untuk memberikan masukan terhadap daftar PTPS yang telah lulus administrasi demi mewujudkan pemilu yang berintegritas.

“Masyarakat dapat memberikan tanggapan terkait keterpenuhan syarat integritas, dan kecakapan bakal calon terhadap nama-nama calon PTPS yang telah diumumkan hingga 21 Januari 2024. Identitas masyarakat yang menyampaikan tanggapan dan masukan tersebut akan dijaga kerahasiaannya oleh Panwaslu Kecamatan,” imbuhnya.(**)