349 Tahun Lalu Pejuang Padang Serang Benteng VOC

oleh
Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti (kiri) pimpin sidang istimewa peringatan Hari Jadi Kota Padang 349 tahun, Selasa 7/8. (foto: humas-dprdpdg)

Padang,—Ketua DPRD Padang Elly Thrisyanti tidak menapik ada banyak versi soal hari jadi Kota Padang.

“Tapi yang pasti hari ini 7 Agustus telah ditetapkan menjadi Hari Jadi Kota Padang, di mana, 349 tahun lalu terjadi serangan pejuang atau orang-orang Koto Tangah dan Pauh ke benteng VOC, hari penyerangan itulah dijadikan sebagai hari jadi kota, yang hari ini kita peringati dalam sebuah sidang istimews DPRD Padang,”ujar Elly, Selasa 7/8 pada sidang istimewa DPRD Padang.

Peringatan hari jadi kota Padang pada sidang istimewa dihadiri banyak tamu penting. Di kursi kehormatan terlihat Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abid, mewakil Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, juga nampak Anggota DPD RI, Leonardy Harmainy, Forkopimda Sumbar, Forkopimda Padang, kepala daerah kabupaten/kota, mantan walikota dan mantan anggota dewan serta BAKO IKK Padang. Selain itu juga hadir para ninik mamak dan bundo kanduang serta pimpinan partai politik dan organisasi di Kota Padang.

Hari Jadi Kota Padang ke 349 tahun diihadiri Walikota dari Kota di Jerman dan Vietnam, Selasa 7/8 di sidang istimewa DPRD Padang (foto: humas-dprdpdg)

Sebelumnya dua walikota, dari Vietnam dan Jerman menyampaikan sambutannya dan berterima kasih dijamu oleh Walikota Padang pada hari bersejarah bagi Kota Padang.

Hari Jadi Kota Padang diperingati setiap tahun Berdasarkan SK Walikota Padang Nomor 188.45.22 Tahun 1986 berdasarka keputusan rapat paripurna DPRD Kota Padang tanggal 31 Juli 1986.

Walikota Padang Mahyeldi Ansyarullah jadikan momentum 349 tahun kota Padang semangat tuntaskan 10 program prioritasnya, Selasa 7/8 di Sidang Istimewa DPRD Padang (foto: humas-dprdpdg)

Walikota Padang, Mahyeldi pada sambutannya juga memaparkan sejarah penyerangan rakyat besar-besaran terhadap Belanda yang memonopoli perdagangan di Padang pada 7 Agustus 1669 menjadi sejarah penting bagi warga Padang. Bagaimana tidak, penaklukan Vereenigde Oostindische Compagnie (VOC) tersebut dicatat sebagai hari jadi Kota Padang.

Menurut Walikota Padang Mahyeldi yang bersiap untuk periode kedua sebagai Walikota Padang, peristiwa heroik tersebut menjadi momentum Hari Jadi Kota Padang, hari ini berkembang menjadi kota inti metropolitan dengan 11 kecamatan dan 104 kelurahan.

“Momentum Hari Jadi Kota Padang ke 349 ini, makin menambah semangat kerja kami meuujudkan Kota Padang dengan sepuluh prioritas unggulan sebagai solusi pembangunan Kota Padang,”ujarnya

Tamu penting hadiri hari jadi Kota Padang ke 349 tahun di sidang istimewa DPRD Padang, Selasa 7/8 (foto: humas-dprdpdg)

Pada sisi lain, Ketua DPRD Padang, Elly Thrisyanti juga membenarkan hal itu serta berharap dengan usia ke 349 Tahun Kota Padang lebih baik lagi dari tahun sebelumnya dari segala aspek.

“Walaupun Kota Padang diguyur hujan namun diharapkan usia 349 ini, Padang makin ‘tacelak’ lagi. Empat tahun kepemimpinan Mahyeldi-Emzalmi berhasil mengelola keuangan Kota Padang dengan memperoleh penghargaan WTP secara berturut-turut,”ujar Elly yang merupakan perempuan pertama menjadi Ketua DPRD yang merupakan kader Parpol Gerindra ini.

Suasana sidang istimewa DPRD Padang paringati Hari Jadi ke 349 tahun, Selasa 7/8 (foto: humas-dprdpdg)

SelainĀ  itu kata Elly, Kota Padang juga mendulang sukses menyelenggarakan Pilkada badunsanak 2018 dan tentu aka .berkelanjutan pada Pemilu legislatif serta Pemilu presiden 2019.

“Ukurannya tingkat partisipatif lebih tinggi dari Pilkada kemarin,”ujar Elly.(ss/adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *