578 Sampel Swab, 22 Positif, Kini 10 Alhamdulillah Sembuh, Covid-19 di Padang Panjang

oleh -237 views
Kota Padang Panjang On the Track penanganan Covid-19, 10 pasien positif sembuh, Selasa 5/12 (foto: kominfopdgpjg)

Padang Panjang,—-Upaya Walikota Padang Panjang Fadly Amran membuat kebijakan tracing dan tracking Kepada warga terpapar Covid-19 paska ledakan 14 Nakes (tenaga kesehatan) Positif Covid-19 berbuah kebaikan

”Sejak Nakes kami positif, 700 sampel swab kita kirim ke Laboratorium Diagnostik dan Riset Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand, 578 sampel sudah keluar hasilnya, Allhamdulillah hanya 22 yang terkonfirmasi positif Covid19, dan semakin Allhmdulillah lagi 10 Nakes kami sudah dinyatakan sembuh dan siap melakukn pengandian kembali sebagai abdi kesehatan untuk rakyat,”ujar Fadly Amran kepada media ini, Selasa 12/5 malam.

Kepala Dinas Kesehatan Padang Panjang H. Nuryanuwar memastikan sepuluh tenaga kesehatan tersebut diperbolehkan pulang dan menjalani isolasi mandiri di rumah masing masing.

”Setelah isolasi mandiri baru bisa mengabdi lgi di RSUD Padang Panjang, itu ketentuan di protokolnya,”ujar Pak Ujang biasa Kadis Kesehatan ini di panggil.

Menurut Nuryanuwar penanganan Covid-19 memang mengikuti anjuran WHO dan Kemenkes yakni memutus penularan dengan cara tracing dna tracking siapa sjanyang kontak dengan pasien positif.

“Dari 700 sampel swab awanya 22 positif, dengan sembuh 10 mak tinggal 12 pasiej positif Covid-19. Pasien  Negatif Covid19 561 orang, inconclusif (diragukan) 5 orang dan masih menunggu hasil tes swab 122 orang,”ujar Pak Ujang.

Walikota dan seluruh jakaran Gugus Tugas Percepatan Penamganan Covid-19 Kota Padang Panjang mendengarbkbar baik itu tetap memperkencang aturan PSBB tahap dua di Padang Panjang.

“Mari kita bersama-sama bertekad bulat memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kota Padang, Panjang, jaga jarak, pakai masker, hindari kerumunan dan tetap di rumah serta selalu cuci tangan,”ajak Kadis Kesehatan ini.

Direktur RSUD Kota Padang Panjang, dr Ardoni menyampaikan rasa syukur dengan telah sembuhnya 10 orang nakes yang dirawat di RSUD Kota Padang Panjang.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa RSUD Kota Padang Panjang juga telah memberikan layanan kesehatan sejak minggu lalu pada beberapa layanan yang tidak ada di RS Yarsi Ibnu Sina Padang Panjang.

“Layanan kesehatan seperti Layanan Hemodialisa, Ortopedi, Syaraf, dan kejiwaan, dari minggu lalu sudah ada layanan untuk pengambilan obat,” jelas dr Ardoni.

Untuk beberapa layanan kesehatan lainnya yang ada dokternya di RS Ibnu Sina Yarsi Padang Panjang, masyarakat dapat mengaksesnya di RS Yarsi.

Sebagai informasi, Komite Pencegahan dan Pengendalian Infeksi RSUD Kota Padang Panjang juga telah melakukan langkah preventif untuk memastikan bahwa lingkungan RSUD Kota Padang Panjang steril dengan tindakan penyemprotan disinfektan dan menyiapkan ruang isolasi rawatan yang terpisah dan terstandar.

“Rencananya Senin depan, jika telah mendapatkan izin dari pimpinan, dan seluruh persiapan sudah selesai, kita akan kembali memberikan pelayanan kesehatan,”ujar dr Ardoni. (rilis: kominfopdgpjg)