Allhamdulillah Lalu M Zohri, Juara Dunia 100 Meter Dunia, Membanggakan

oleh -644 views
Anak NTB menjadi manusoa tercepat kejuaraan atletik dunia U20 di Finlandia, dia membanggakan Indonesia. (foto: linimassa whatshap)

Padang,—Lalu Muhammad Zohri membuktikan anak Indonesia jangan pernah dianggap remeh.

Dia berlari kencang di kejuaran dunia atletik 100 meter di Finlandia, mengalahkan pelari masa depan Amerika Serikat, Jamaika, Afrika dan negara hebat cabang atletik lainnya, Lalu masuk finish pertama dan menjadi pelari tercapat U20 dunia.

Ketua Umum PASI Sumbar, S Budi Syukur ucapkan selamat pada Zohri peraih medali emas kejuaraan dunia atletik U 20, waktu terbaiknya 10.18.

“Prestasi Lalu Zohri merupakan modal dasar bagi Indonesia untuk melakukan pembinaan secara berkelanjutan,” ujarnya Kamis 12/6 ke media ini.

Budi Syukur berharap Zohri bisa mempersembahkan medali pada kejuaraan multi even baik Sea Games maupun Asian Games mendatang.

Zohri yang saat semi final dengan waktu 10.24 ditempat di lintasan 8 karena ada pelari lain yang waktu semi final ditempatkan di lintasan juara dengan waktu 10.19.

“Tapi Zohri tetap semangat dia bisa mengalahkan pelari di lintasan juara. Karena pada kejuaraan atletik pelari yang ditempatkan di lintasan 8 , tidak diprediksi sebagai juara. Luar biasa Zohri bisa mengalahkan atlit dunia lainnya di IAAF WORLD 20 di Finlandia, Zohri membanggakan Indonesia,”ujar Budi.

“Subhanallah… Allhamdulillah, anak bangsa membanggakan Indonesia, tinggalkan dulu hiruk pikuk Piala Dunia dan berita pencapresan,”ujar Neski owner www.detaksumbar.com, usai melihat vidio youtube kemenangan Lalu, Kamis 12/7 di sebuah kedai kopi di bilangan Pramuka Padang.

Sementara di berbagai group whatshap berciutan ungkapan syukur prestasi anak bangsa asal NTB itu.

“Tasadak kerongkongan ambo (saya) menahan haru bangga atas prestasi Lalu Anshori di Finlandia,”ujar Komisaris Utama BRI Andrinof Chaniago di whatshap TOP100.

Bahkan informasi dari Andrinof Lalu Zohri tidak bisa.makan roti. “Barusan dapat info dari Bu Menlu RI, kalau Zohri tidak bisa makan roti, akhirnya Bu Dubes Finlandia mengantarkan nasi ke lokasi yang jaraknya dua jam dari Helsinki, salut jo Bu Dubes,”ujar Andrinof.

Lalu Muhammad Zohri dari keluarga miskin di Lombok NTB, pemuda Indonesia kelahiran NTB 1 Juli 2000, baru saja menjadi manusia tercepat sedunia, dan meraih emas di Kejuaraan Dunia Atletik U-20, menjadi juara dunia, mengalahkan lawan-lawannya dari berbagai negara.

Lalu memenangi medali emas setelah finis terdepan dalam final lari 100 meter putra yang dilangsungkan di Tampere, Finlandia, Rabu 11/7. Dia juga mencatat rekor terbaiknya, dengan waktu 10,18 detik.

Atlet muda berusia 18 tahun itu mengalahkan dua pelari Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison, yang sama-sama mencatat waktu 10,22 detik.

“Saya sangat gembira dengan catatan waktu terbaik saya dan rekor junior nasional. Sekarang, saya akan mempersiapkan diri untuk Asian Games bulan depan,” kata Lalu di situs resmi Federasi Atletik Dunia (IAAF).

“Saya sangat bangga. Ini adalah sebuah pengalaman luar biasa dan ini sangat bagus untuk karier saya,” ujarnya.

Ia adalah salah satu atelt Pelatnas Asian Games 2018, di bawah binaan Kemenpora. Kemenpora secara khusus memberikan apresiasi luar biasa atas prestasi dunia dan dedikasinya yang telah mengharumkan nama bangsa.

“Pemuda hebat yang mengharumkan bangsa dengan prestasi. Dia punya potensi luar biasa, dan dibimbing secara benar, disalurkan secara baik. Pemuda hebat bisa dari berbagai bidang, termasuk skill berlari, yang dengan pembimbingan yang baik akan melahirkan prestasi”, ujar Deputi Pengembangan Pemuda Asrorun Niam Sholeh, yang mengaku merinding saat menyaksikan video detik-detik kemenangan Lalu dalam lomba, Kamis 12/7

“Selamat, engkaulah sosok muda ideal. Berprestasi di bidangnya masing-masing. Pemuda punya potensi, potensi dan kecerdasan yang beragam,”ujarnya.

Prestasi telah ditorehkan. Nama harum bangsa telah dihasilkan. Kegembiraan sudah dirasakan. Kini, saatnya kembali fokus, tantangan berprestasi di Asian Games sudah menanti.

“Jika sudah tunaikan suatu tugas, segera mulai menyongsong tugas baru di penuh optimisme. Dan setelah usaha optimal, kepada Tuhanlah kita berharap”ujar Asrorun Nilam diakhiri, ayo share untuk inspirasi dan khabar baik dari Indonesia untuk Dunia.(rilis/own)