Apresiasi Nuhayati Subakat, Ayo Beli Wardah

oleh -787 views
Executive Director Minang Diaspora Network-Global/ Jaringan Perantau Minang Dunia Burmailis Ilyas kampanyekan ayo masyarakat Indonesia beli produk Wardah asli racikan anak bangsa sendiri, foto bersama Nurhayati Subakat (tengah) dan pengusaha wanita minang beberapa waktu lalu.(foto: dok)

Jakarta,—-Nurhayati Subakat menghiasi media sosial dan online nasional saat wabah Covid-19 melanda Indonesia.

Kepedulian dan kebaikan hati pengusaha nasional asal Sumatera Barat itu, tanpa pikir panjang saat itu dia gelontorkan sumbangan pencegahan dan penanganan corona virus senilai Rp 50  miliar.

Atas solidaritas dan kepedulian pemilik brand produk perawatan kecantikan Wardah Kosmetik ini, Executive Director Minang Diaspora Network-Global (Jaringan Perantau Minang Dunia) Burmailis Ilyas spontan kempanyekan “Ayo Beli produk Wardah”.

“Kepada semua masyarakat Minang di seamtaro Dunia. Mari kita belanja produk-produk Wardah milik urang awak ibu DR. (HC) Nurhayati Subakat, sosok yang saat krisis Covid-19 telah menjadi kebangaan Masyarakat Minang dan Indonesia, atas kepedulian ibu Nurhayati Subakat bantu pencegahan dan penanganan Covid-19 di Indonesia,” ujar Burmailis Ilyas, Kamis 9/4 di Jakarta.

Gelontoran CSR PT Paragon Technology dan Innovation milik Nurhayati Subakat  senilai Rp 50 Miliar plus sumbangan pribadi yang tidak terhitung pula untuk peduli penanganan Covid-19 di kampung halamannya Sumatera Barat.

”Ajakan beli produk Wardah sebagai brand PT Paragon, adalah spontanitas kami dari orang minang di jaringan global ini,”ujar Burmailis.

Ada beberapa produk racikan perusahaan milik Nurhayati Subakat yang telah trend dan dikenal dunia kecantikan yaitu Wardah, Make Over dan Emina.

Dan inovasi dari PT Paragon Technology dan Innovation saat krisis Covid-19 dengan taat pada Protokol Kesehatan diterbitkan pemerintah tidak kontak dengan jaga jarak dan jauhi kerumunan serta Stay at Home, produk wardah bisa dibeli lewat  online.

”Mari kita gerakkan jutaan masyarakat Minang dan Indonesia untuk memakai racikan Anak Bangsa sendiri. Kalau Bukan *Kito siapo lai, kalau ndak kini bilo lai*. GERAKAN SEJUTA MINANG MEMAKAI WARDAH PRODUK KOSMETIK ’HALALAN TAYYIBAN’. Saatnya orang Minang saling membesarkan,”ujar Burmailis.(own)