Apresiasi Wartawan, Mardefni: Miko Kamal Jangan Latah

oleh -709 views
oleh
709 views
Adrizal SH satu dari tiga advokat yang diamankan dan ditahan di Mapolda saat diadvokasi Advokat Mardefni, Sabtu 5/8-2023 malam. (dok)

Padang,— Upaya 3 (tiga) organisasi wartawan konstituen Dewan Pers mendesak Kapolda Sumbar untuk minta maaf dan segera memproses anggotanya yang melakukan intimidasi dan kekerasan kepada jurnalis sesuai aturan berlaku mendapat acungan jempol dari mantan anggota Dewan Kehormatan Daerah (sekarang DKP) 2010/2011 PWI Sumbar Mardefni Zainir, SH, MH.

Dikatakan, upaya yang dilakukan AJI Padang, PFI Padang dan IJTI Padang sudah benar dan telah sesuai aturan UU No 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Saya mangapresiasi rekan-rekan wartawan tersebut, terutama Aidil Ichlas (Ketua AJI), Arif Pribadi (Ketua PFI) dan Defri Mulyadi (Ketua IJTI),”tegas Mardefni kepada www.tribunsumbar, Minggu 6/8-2023.

Ditanya tentang adanya desakan dari Ketua DPC Peradi Padang Miko Kamal lewat pernyataan sikapnya viral di berbagai media, tentang 3 (tiga) orang advokat yang ikut juga diproses di Polda Sumbar.

Mardefni menyatakan sah-sah saja, namun sangat menyayangkan desakan tersebut kurang tepat karena yang ditangkap itu adalah anggota Peradi SAI.

“Saya Harap Miko Kamal berhentilah memainkan Politiknya di Peradi, semalam waktu saya mendampingi adik-adik advokat yang ditangkap ini, saya malah mempertanyakan peranan Miko Kamal di Masjid Raya Sumbar,” Jelas Mardefni yang minta Peradi Padang jangan latah.

Ketiga advokat dari LBH Padang ini mereka datang ke Masjid Raya sesuai tugasnya dan dikuatkan dengan Surat Tugas mereka dari Direktur LBH Padang Indira Suryani, SH, MH.

“Nah. Miko kamal ini keberadaannya di Masjid Raya tersebut sebagai apa ?, siapa yang menugaskannya ? kenapa tidak ikut ditangkap polisi ?, ini kan perlu dipertanyakan, eh….malah ikut latah mendesak Polda,”ujar Mardefni.

PBHI dan LBH datangi Polda Sumbar menurut Mardefni semalam itu wajar karena anggota mereka yang ditangkap dan ditahan ketika aksi pemulangan demonstrasi di Masjid Raya Sumbar itu. (adr)