Aprianto Kebanggaan Alang Laweh

138
Wakil Rakyat Padang putera Alang Laweh, Aprianto banggakan warga. (foto: dok)

Padang,—Tidak mudah menyandang prediket wakil rakyat, butuh perjuangan dan kadang butuh dana besar. Tapi Aprianto menjadi wakil rakyat Kota Padang mampu dengan segala keterbatasannya dan tidak lepas dari solidnya dukungan masyarakat, sehingga Peri biasa Aprianto dipanggil menjadi kebanggaan Alang Laweh.

Pernyataan itu tidak orang sembarangan menyanpaikan, tapi Desri Ayunda yang disebut sebagai calon wakil walikota berpasangan dengan calon walikota Emzalmi, Sabtu 25/11 malam saat hadir pada Reses DPRD ke daerah pemilihan.

“Warga di Kelurahan Alang Lawas harus bangga. Karena, satu satunya anak nagari mereka menjadi anggota di Gedung Parlemen Padang, 2019 pada Pileg mendatang harus dipertahankan,”ujar Desri dihadapan massa pendukung Peri pada malan itu di Alang Laweh Padang.

Pada bagian lain Desri Ayunda menceritakan pengalamannya saat bertanding pada Pilkada Padang 2014 yang lalu.

“Waktu itu warga Kelurahan Alang Lawas menjadi basis pemilih yang setia kepadanya, dan pada Pileg 2014 juga dilanjutkan dengan memilih PDI Perjuangan dengan Calegnya waktu itu Aprianto, komitmen warga di sini tidak perlu disanksikan lagi dulu, sekarang dan nanti pada 2018 Pilkada Padang dan 2019 Pileg/Pilpres,”ujarnya.

Sementara Aprianto mengatakan bahwa dukungan dan komitmen warga Alang Laweh harus dijawab dengan kerja dan kerja untuk Alang Laweh.

“Reses ke daerah pemilihan adalah ajang bagi saya untuk menggali apalagi yang ditugaskan kepada saya untuk diperjuangkan di DPRD Padang,”ujar Peri yang sebelum menjadi anggota DPRD Padang Pengganti Antar Waktu merupakan seorang wartawan di media online.

Peri Kling biasa kolega jurnalis memanggilnya, selalu bersikap bersahaja tanpa melupakan profesinya dulu sebagai wartawan, dia tidak sosok muda yang seperti kacang lupa pada kulitnya

“Jadi wakil rakyat amanah sesaat, dan jika itu usai tentu saya akan kembali menjadi jurnalis,”ujarnya saat berdialog dengan media ini beberapa waktu lalu. (wanteha)

BAGIKAN