Baru Bacapres Komentar Medsos Mulai tak Bijak, Ketua PKB Sumbar Minta Polda Bertindak

oleh
Ketua DPW PKB Sumbar, H Febby Dt Bangso minta Kapolda bertindak terkait banyak komentar tidak sehat di media sosial, padahal Pilpres masih banyak tahapannya lagi, Senin 13/8 (foto: dok)

Padang,—Tiga hari pasca pendaftaran Capres dan Cawapres berlalu, tapi panasnya terutama terasa justru di ruang media sosial (medsos), malah sudah seperti kampanye saja , padahal Belanda masih jauh.

“Masih ada tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh pasangan bakal Capres/Cawapres itu, seperti sekarang tes kesehatan, mestinya kita harus bersabar diri dan ikuti jadwal yg telah ditetapkan KPU RI,”ujar Ketua DPW PKB Sumbar H Febby Dt Bangso, kepada media ini, Senin 13/8 via pesan pribadi WhatsApp.

Menurut Febby, bagi masyarakat Sumbar terutama para pendukung Capres jangan sampai terpancing propaganda yang ditebar ke media sosial itu.

“Jangan mau jadi korban, jangan beda pilihan kita berbelah-belah, jangan asal posting dan Copas, jangan sampai kita jadi terlapor berurusan dengan hukum, pastikan semuanya, saring betul baru sharring, kalau itu memang memberikan manfaat jangan sampai menjadi fitnah,”ujar Febby.

Dan untuk antisipasi ini, PKB Sumatera Barat meminta Kapolda dan Bawaslu bertindak tegas.

‘Kapolda Sumbar, saya mohon bertindak dengan memberikan himbauan agar jangan banyak warga yang terlapor karena ketidak-tahuan, akibat penggunaan sosial media yang tidak bijak saat menjelang Pemilu dan Pilpres 2019,”ujar Febby.

Kepada masyarakat luas, Ketua PKB Sumbar ajak supaya masyarakat jangan asal copy paste refrensi dari kutipan media yang tidak jelas, jangan asal menghina simbol negara karena rentan dengan UU ITE, sayangi diri sayangi keluarga.

Kok ka iyo bana kito sato, lampu awak sajo dipatarang jan lampu urang dimatian (kalau betul aktif mendukung, terangi saja lampu kuta, jangan lampu orang lain dimatikan,”ujarnya.

Sementara dari pantauan media ini  (www.tribunsumbar.com), Kapolda Sumbar lewat Direktur Intelkam dan Polres se Sumbar sangat aktif mensosialisasikan bermedia sosial sehat dan tidak mengandung konten SARA. (own).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *