Bau Menyengat di Langit Palu, KI Sulteng Bagikan Masker

oleh
Komisi Informasi Sulteng bagikan masker turun kejalan antisipasi bau tak sedap di langit Palu, Jumat 5/10 (foto: dok)

Palu,—Bau tak sedap menyengat langit Palu, pasca tujuh hari sudah bencana gempa bumi dan tsunami mendera Sulawesi Tengah.

Meski bau menyengat dari korban meninggal yang belum ditemukan, Tim SAR, TNI, Polri dan rekawan terus berjibaku melakukan upaya pencarian korban terutama di kawasan mengalami likuifaksi (amblas dan tertimbun).

Komisi Informasi Sulawesi Tengah (KI Sulteng) juga turut menjadi relawan bergabung dengan ratusan relawan lainnya.

“Meski kami masih menunggu kabar pasti terkait satu komisioner KI Sulteng atas nama ibu theresia diduga tertimbun di Perumnas Balaroa. Hari ini kami membagi masker ke masyarakat kota, turun kejalanan,”ujar Ketua KI Sulteng Irfan Pontoh kepada media ini Jumat 5/10.

Masker dibagikan karena udara Palu sudah menyengat bau korban meninggal yang belum ditemukan.

“Bau sudah tak sedap dan tidak sehat karena bau mayat bercampur debu material bangunan yang runtuh, masker ini kami beli dari sumbangan kawan kawan komisioner KI se Indonesia,”ujar Irfan Pontoh yang turun langsung kejalanan bagikan masker.

Sementara di Padang, Donasi Jurnalis Sumbar dan Mitra Pers untuk kawan seprofesi di Palu Sulteng terus digalang.

“Allhamdulillah donasi untuk sahabat seprofesi di Palu, Donggala dan Sigi terus bertambah, sudah hari keempat donasi digalang, total sampai hari ini Rp 12.5 juta,”ujar Relawan Donasi yang juga Komisioner KI Sumbar, Adrian toaik Tuswandi. (wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *