Aksi Damai Masyarakat Nelayan Air Haji Barat Ke DPRD Pessel, Novermal Tidak Ada Dendam

Perwakilan nelayan Air Haji Barat diterima DPRD Pessel dalam audiensi terbuka terkait tuntutan pencopotan Novermal, Senin (2/6/2025). (Foto: Ist)
Perwakilan nelayan Air Haji Barat diterima DPRD Pessel dalam audiensi terbuka terkait tuntutan pencopotan Novermal, Senin (2/6/2025). (Foto: Ist)

Painan, - Ratusan masyarakat nelayan dari Nagari Air Haji Barat, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, menggelar aksi damai ke kantor DPRD Pessel pada Senin, (2/6/2025).

Aksi itu membawa tujuh tuntutan, salah satunya meminta agar Novermal diturunkan dari jabatannya sebagai anggota DPRD Pessel.

Orasi yang disampaikan mengusung berbagai spanduk dengan tulisan “Turunkan Novermal Sebelum Harga Ikan Naik”, “Novermal Bersenang-senang di Atas Penderitaan Masyarakat”.

Massa diterima langsung oleh Ketua DPRD Pessel Darmansyah, Wakil Ketua Ermizen, dan anggota Komisi II serta anggota Dapil IV.

Turut hadir dalam audiensi tersebut Wakil Bupati Pesisir Selatan Risnaldi Ibrahim serta kepala OPD terkait.

Koordinator aksi, Nasdianto, menyampaikan bahwa kebijakan Novermal telah meresahkan masyarakat nelayan, terutama terkait alat tangkap lampara dasar.

Ia menegaskan, masyarakat mendesak DPRD mengambil sikap tegas terhadap Novermal, termasuk klarifikasi soal statusnya sebagai anggota dewan sekaligus wartawan.

Menanggapi hal ini, Ketua DPRD Pessel menyatakan akan membawa persoalan tersebut ke Badan Kehormatan DPRD.

Selain itu, DPRD Pessel juga akan mendorong Pemkab dan OPD terkait untuk menyampaikan permasalahan ini ke Pemprov Sumbar, serta memanfaatkan dana pokir untuk solusi pengalihan alat tangkap mini trawl.

Wabup Risnaldi menyampaikan bahwa Pemkab telah memulai pendataan nelayan pengguna lampara dasar dan akan menyampaikan solusi ke tingkat lebih tinggi.

Editor : MS
Banner JPS- Insanul KamilBanner HUT BUMN - JPSBanner Nindya - JPS
Bagikan

Berita Terkait
Terkini