Painan, - Kepala Dinas Pertanian, Kabupaten Pesisir Selatan, Mardianto, S.H., M.H mengatakan, Pemkab Pesisir Selatan, melalui Dinas Pertanian dalam mendukung program ketahanan pangan tahun 2025, produsen jagung terbesar kedua di Sumatera Barat, berkontribusi sekitar 23,8%.
"Sekitar 23,8% dari total produksi provinsi. Saat ini, luas pertanaman jagung di Pesisir Selatan telah mencapai kurang lebih 17.000 hektare, dengan target 250 hektare lahan untuk penanaman jagung pada Kuartal III ini," tegas Kadis Pertanian, Kamis (17/7/2025).
Ia menambahkan bahwa dari 18 kelompok tani (Poktan) yang sudah mendapatkan izin menanam jagung di lahan perhutanan sosial, baru 3 Poktan yang telah memulai aktivitas penanaman.
Pemkab Pesisir Selatan, melalui Dinas Pertanian menegaskan, bersama Polres Pesisir Selatan beserta jajaran Kapolsek dan Balai Kolaborasi Pertanian Kecamatan, kelompok Tani dan masyarakat bersama - sama menyukseskan program ketahanan pangan.Mardianto, S.H., M.H juga mengapresiasi Kapolres Pessel AKBP. Derry Indra, S.I K,M.H beserta jajaranya yang cukup konsen dalam menyukseskan program ketahanan pangan. Menuju swasembada pangan tahun 2025.
"Terkait pencapaian produksi jagung, kita telah sampaikan dan paparkan pada rapat
rapat koordinasi ketahanan pangan Kuartal III dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Tahun 2025. Bersama istansi terkait," tekuk Kadis Pertanian Pessel itu. (***)
Editor : MS