TNI dan Supremasi Konstitusi

Irdam Imran, Pemerhati hubungan internasional bernuansa sufistik. (Foto: Ist)
Irdam Imran, Pemerhati hubungan internasional bernuansa sufistik. (Foto: Ist)

Inilah wujud konkret dari sistem checks and balances yang dijamin konstitusi agar kekuasaan tidak terkonsentrasi di satu tangan.

Maka ketika muncul wacana tentang keterlibatan kembali militer dalam urusan sipil atau pemerintahan, kita harus waspada. Itu bukan nostalgia, tapi kemunduran konstitusional.

Kita harus berani mengingatkan bahwa kekuatan sejati TNI bukan terletak pada kekuasaan politik, tapi pada disiplin dan profesionalismenya menjaga batas antara senjata dan kekuasaan.

---

TNI Hebat, Negara Kuat

Ulang tahun TNI seharusnya menjadi momen refleksi, bukan euforia.

Bangsa ini butuh TNI yang tangguh di medan perang, bukan di panggung politik. Butuh prajurit yang kuat menjaga batas negara, bukan batas kekuasaan.

Ketaatan TNI terhadap supremasi konstitusi adalah bentuk tertinggi dari patriotisme.

Karena tanpa supremasi konstitusi, TNI bisa kehilangan arah; tapi dengan konstitusi sebagai kompas, TNI akan selalu berada di jalur kehormatan yang diridhai rakyat.

---

Editor : MS
Banner Nevi - Bencana
Bagikan

Berita Terkait
Terkini