Devid menegaskan bahwa Taman Budaya Sumatera Barat berkomitmen menjadi ruang aktualisasi tradisi lisan dan sastra tulis, mengingat Padang dan Sumatera Barat merupakan pusat intelektual dan tempat lahir sastrawan besar bangsa seperti Marah Roesli, Abdul Muis, HAMKA, dan Chairil Anwar.
Melalui kolaborasi pameran seni rupa dan festival sastra ini, Taman Budaya Sumbar berharap dapat memperkuat ekosistem kesenian daerah, meningkatkan minat literasi, serta mendorong lahirnya generasi baru sastrawan dan seniman yang kritis, produktif, dan berakar pada konteks sosial-budaya Sumatera Barat. (***) Editor : Editor