• Waketum GEKRAFS sekaligus Stafsus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni: Raffi Ahmad
• Waketum GEKRAFS: Vasco Ruseimy
• Anggota DPR RI: Andre Rosiade
• Bupati Dharmasraya: Anissa Suci Rahmadani
• Anggota DPRD Sumbar: Evi Yandri Rajo Budiman
Kolaborasi Luas dari Berbagai Pihak
Aksi sosial ini juga didukung oleh kolaborasi banyak pihak, di antaranya Relawan Nusantara, Batulicin69, KAI, SIG, Saratoga, WO Casual, Scarf Media, Biofarma, Ciomy, Masjid Nusantara, BRI, Patra Niaga, Wings Group, WLOV Yanti Adeni, Kinderkloud, Tazbiya, Rendang Katuju, Pekerja Seni, Sarung Mangga, Dua Kelinci, HK Aston, Garuda Travel, Banomkepos DPP, DPW GEKRAFS Sumbar, serta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Makna Logo HUT ke-7: Simbol Kebersamaan dan Ekosistem Kreatif
Ketua pelaksana kegiatan, Octaviani Putri Pertiwi, menyampaikan bahwa rangkaian acara HUT ke-7 GEKRAFS di kawasan pengungsian juga membawa pesan melalui identitas visual.
Logo ulang tahun ke-7 dirancang mencerminkan semangat kebersamaan dan keberagaman ekosistem kreatif Indonesia. Angka “7” melambangkan fase kematangan dan keberlanjutan GEKRAFS sebagai gerakan nasional. Ragam ikon di dalamnya merepresentasikan subsektor ekonomi kreatif seperti film, musik, fashion, seni rupa, fotografi, literasi, hingga inovasi digital.Ilustrasi jabat tangan mempertegas nilai gotong royong dan solidaritas lintas generasi serta lintas sektor. Dominasi warna biru mencerminkan optimisme dan visi masa depan, sedangkan aksen kuning menggambarkan kreativitas, energi, dan harapan.
Menutup rangkaian kegiatan tersebut, GEKRAFS menyampaikan terima kasih kepada seluruh insan ekonomi kreatif dan para kolaborator, serta menegaskan komitmen untuk terus memperkuat ekonomi kreatif sebagai salah satu fondasi masa depan Indonesia. (***)
Editor : Editor
