Biarlah Foto Disobek, Asal Persatuan dan Kesatuan Umat tak Robek

oleh
Inilah penampakan baliho Caleg DPR RI Taslim dirobek dan dirusak, Jumat 4/1 (foto: facebook/muhammadyasir)

Padang,—Masa kampanye Pemilu telah berlangsung, berbagai cara dilakukan para calon wakil rakyat untuk meyakinkan pemilihnya, mulai pembagian stiker, pemasangan alat peraga kampanye (APK) seperti poster, spanduk dan baliho calon.

Tapi cara tak elok mulai terjadi, perobekan alat peraga calon terlihat kasat mata, seperti dialami alat peraga kampanye (APK) Calon DPR RI PAN Dapil Sumbar 2 H Taslim Dt Tambogo.

Balihonya disobek pas di gambar foto diri seperti viral di akun facebook muhammad yasir dipantau media ini, Jumat 4/1 pagi.

“Sudah amburadul demokrasi kini, saliang guntiang jauh dari Pemilu Badunsanak yang populer di Sumbar selama ini,”ujar Muhammad Yasir, dikenal sebagai pentolan Sahabat Taslim kepada media ini.

Bahkan Yasir mengatakan pemasangan alat peraga Taslim murni kerja sukarela Sahabat Taslim.

“Sukarela dan bukti loyalis sahabat kepada bang Taslim, malah banyak tempat pemasangan APK disambut baik masyarakat, dan merelakan rumahnya menjadi Posko Pemenangan Taslim ke DPR RI,”ujar Muhammad Yasir.

Perobekan alat peraga Taslim menurut Yasir bentuk ketakutan lawan politiknya.

“Semua orang di Dapil Sumbar dua ini tahu sepak terjang Bang Taslim waktu di DPR RI periode 2009-2014, beliau terbilang Singa Parlemen ketika bicara aspirasi rakyat dan daerah,”ujar Yasir.

Belum lagi Taslim Dt Tambogo alumni 212 yang fenomenal sebagai gerakan bela Islam, bela ulama dan bela NKRI.

“Hei bagi tangan yang merobek baliho atau spanduk bang Taslim, ingatlah tindakan itu justru semakin menebalkan ghiroh pemilih untuk satu tekat antarkan Taslim putera Baso Agam kembali ke DPR RI,”ujar Dt Tiko Basa, SahabatĀ  Taslim lainnya.

Yasir juga menegaskan makin banyak robek baliho dan alat peraga kampanye Taslim, maka semakin bara semangat sahabatnya.

“Dirobek satu maka kami pasang 1000 baliho,”ujar Yasir.

H Taslim Dt Tambogo dihubungi mengakui banyak alat peraganya yang robek, rusak dan hilang.

“Ya, biarlah foto disobek, asal persatuan dan kesatuan umat tidak robek,”ujar Taslim. (rilis: mc-tc)