Buka Sosialisasi CHSE MICE, Novrial: Performance Pariwisata Sumbar Dipuji Sandiaga Uno

oleh -135 views
Novrial buka resmi Sosialisasi Pedoman CHSE MICE digelar Kemenparekraf, Sslasa 2/3 di Hotel Grand Inna. (foto: dok/mona)

Padang,—Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat Novrial SE.MA.AK membuka secara resmi kegiatan sosialisasi dan simulasi panduan Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan, dan Kelestarian Lingkungan atau Cleanliness, Health, Safety, Environmental sustainability (CHSE).

CHSE dilaksanakan pada penyelenggaraan kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhebition (MICE) difasilitasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di hotel Grand Inna Padang, Selasa 2/3/21.

Kegiatan ini dilakukan secara hybrid 70 peserta offline dan 30 persen online dari berbagai pelaku MICE di Sumatera Barat.

Kegiatan bertahap mulai dari sosialisasi, simulasi dan perjalanan insentif oleh 10 media dan pihak terkait MICE guna melihat implementasi CHSE di beberapa destinasi wisata antara lain Lembah Anai, Puncak Lawang, Danau Maninjau, Ngarai Sianok dan Danau Singkarak.

“Allhamdulillah meski pandemi di 2020, namun Menparekraf Pak Sandiaga Uno mengapresiasi performa pariwisata Sumbar ” ujar Novrial saat membuka Sosialisasi Pedoman CHSE pada MICE.

Apresiasi Sandiaga Uno pada program pulang kampung basamo di saat Idul Adha kemaren menimbulkan pro dan kontra di masyarakat.

“Tapi, Alhamdulillah saat itu tidak ada lonjakan peningkatan Covid-19 di Sumatera Barat hal tersebut membuktikan bahwa masyarakat kita peduli CHSE dan memang sudah menerapkannya sejak awal,” ujarnya.

Kedepan pihak pengelola MICE kata Novrial perlu sertifikasi penerapan CHSE untuk meraih trust atau kepercayaan dari turis lokal maupun turis asing dan bisa menjadi titik tolak bagi pemerintah provinsi dan kabupaten kota untuk evaluasi penerapan CHSE.

Novrial mengatakan Sumatera Barat masih menganut sistem must tourism bukan quality tourism sementara pada paradigma baru kita harus menerapkan bagaimana menarik turis dengan kualitas pariwisata (quality tourism).

“Jadi bukan bagaimana menarik jumlah kunjungan turis tetapi bagaimana kita mengadakan destinasi yang berkualitas sehingga nantinya berujung dengan peningkatan income di bidang pariwisata itu sendiri. Sehingga muncullah tagline pariwisata kita yaitu ” Salam Pitih Masuak” yang artinya, itu orientasi baru kami dalam meningkatkan kualitas pariwisata di Sumatera Barat,” pungkas Novrial.(mona)