BUMNag Rumah Gadang Ekonomi Nagari

oleh
Dt Febby ketua Forum BUMDes Indonesia berziarah ke makan Proklamotor sekaligus Bapak Ekonomi Indonesia Bung Hatta. (foto: dok)

Padang,—BUMNag di Sumbar terus eksis, karena diyakini bergeliatnya BUMNag maka percepatan pembangunan rumah ekonomi nagari segera terujud.

“Percepatan itu tidak bisa BUMNag dibiarkan jalan sendiri tapi tigo tungku sajarangan harus ikut berperan aktif untuk cita-cita besar ini,”ujar Ketua Forum BUMDes Indonesia H Febby Dt Bangso, Sabtu 6/10 kemarin.

Pernyataan itu disampaikan Dt Febby biasa tokoh muda minang ini dipangil, pada Pelatihan untuk Direktur BUMNag.

“Kegiatan pelatihan ini sudah beberapa kali kita làkukan dalam upaya peningkatan kapasitas pengelola BUMNag dan BUMNag Model pun kita rintis, mari kita terus berinovasi untuk kemajuan BUMNag sekaligus sejahterakan nagari bersama BUMNag,”ujar Febby.

Namun kata Febby, semua itu tidak akan mudah berjalan jika persepsi cara pandang tigo tungku sajarangan alun saiyo sakato atau alun seiring sejalan

“Harus ada sinergi untuk cita-cita besar ini yaitu, Bamus , Wali Nagari dan Direktur BUMNag harus sering sejalan, saiyo sakato,”ujar Febby pada Pemilu 2019 merupakan Calon Legislatif DPRI Dapil Sumbar 2 nomor urut satu dari PKB.

Febby bertekad untuk meujudkan tigo tungku sajarangan tadi pihaknya mempriotitas kedepan.

“Kedepan untuk meujudkan ini , Bimtek tak  hanya mengundang direktur BUMNag tapi juga walinagari dan Bamus, saya berharap ini langkah yang tepat untuk percepatan kemajuan BUMNag di Sumatera Barat,”ujarnya.

Selain itu untuk lebih fokus, Forum BUMDes Indonesia juga mengembangkan BUMNag model.

“Sudah kita tetapkan, BUMNag model  bisa mendorong untuk menjadi BUMNag percontohan nasional dan juga refrensi studi banding untuk BUMNag secara khususnya dan BUMDes diseluruh Indonesia umumnya,”ujar Febby.

Bagi Sumbar tidak terlalu rumit karena roh ekonomi kerakyataan justru dirintis oleh putera Sumbar yakni Proklamor Bung Hatta.

Sehingga Febby dibanyak kesempatan selalu berziarah ke makam Bung Hatta.

“Semoga semangat dan spirit ruh ekonomi dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat sesuai pasal 33 uud45 merupakan esensi bumdes seutuhnya yg termaktub dalam UU desa , yang mana didalam unit usaha BUMDes ada unit usaha lainnya yang berbadan hukum atau tidak dan kita juga harus berperan aktif agar koperasi juga harus diajak terlibat didalamnya untuk bisa menjadi sebagai unit usaha BUMDes. Ayo *#memaknaideklarasimandeh* *#forumbumdesindonesia*(rilis: forum-bumdes-indonesia)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *