‘Bung Derazzz’ Sah Pimpin GRANAT Sumbar

oleh -92 views
Fajar Rusvan atau Bung Derazzz (dua kiri atas) sah pimpin DPD GRANAT Sumbar Sabtu 3/12-2022. (afwa)

Padang – Fajar Rusvan pemilik tagline ‘Derazz’ di Medsoss sah jadi Ketua Umum DPD GRANAT Sumatera Barat. Bung Derazzz ini dipilih¬† aklamasi di Musda I DPD GRANAT (Gerakan Nasional Anti Narkotika) Sumatera Barat.

15 tahun berdedikasi untuk masyarakat Sumbar, DPD GRANAT Sumatera Barat gelar Musda ke I 3/12-2022 di Hotel Padang. Musda I DPD GRANAT Sumbar itu mengusung tema “Sumatera Barat Ledakkan Peredaran Narkotika Menuju Indonesia Emas 2045”.

Kegiatan dibuka dengan serangkaian acara pembukaan dan sambutan dari Penyelanggara yang diwakili oleh Asril serta Ketua DPD Granat Sumatera Barat, Novi Zulfikar.

Asril dalam sambutannya berharap pelaksanaan Musda I ini akan membangkitkan organisasi GRANAT untuk mewujudkan generasi Emas Bebas Narkotika 2045 sebagaimana tema yang diusung untuk kegiatan ini.

Novi Zulfikar sebagai Ketua DPD GRANAT Sumatera Barat mengawali sambutannya dengan bernostalgia mengingat bagaimana sejarah awal pendirian GRANAT.

“Ormas ini pada tingkat Nasional dideklarasikan pertama kali pada tahun 1999 di Jakarta. Pendiriannya dilatarbelakangi maraknya penyalahgunaan dan peredaran narkotika terutama dikalangan generasi muda yang begitu pesat pada masa itu. Untuk mengoptimalkan kinerja pendirian organinasi cabang dilakukan di berbagai daerah di Seluruh Indonesia, termasuk Sumatera Barat,”ujar Novi.

GRANAT DPD Sumatera Barat terbentuk dan aktif sejak tahun 2007 dengan ketua Pertama Novi Zulfikar yang kemudian menahkodai ormas tersebut selama tiga periode. Dalam perjalanannya DPD GRANAT Sumatera Barat mengambil posisi sebagai wadah untuk mengedukasi masyarakat agar terhindar dari penyalahgunaan Narkotika.

Menjalankan tugasnya, GRANAT Sumbar turut berkontribusi dalam melakukan penyuluhan kepada masyarakat, audiensi dengan stake holder seperti Kejati, Kesbang dan Kapolda, serta berkontribusi dalam mendampingi Kepolisian melakukan razia dan penangkapan beberapa kasus penyalahgunaan narkotika.

Usai pembukaan secara resmi oleh Novi Zulfikar, sidang dimulai dengan pembacaan tata tertib dilanjutkan dengan pembahasan AD/ART dan laporan pertanggungjawaban pengurus.

Dalam laporan pertanggungjawabannya Novi Zulfikar mengakui bahwa bahwa kegiatan GRANAT dibawah kepemimpinannya masih kurang optimal, sehingga ia berharap penerusnya akan dapat mengoptimalkan pelaksanaan Visi, Misi dan Tujuan organisasi dengan lebih baik. Ia juga berharap seluruh pengurus yang baru akan dapat bekerjasama untuk mengembangkan GRANAT dengan mengaktifkan DPC yang telah vakum dan membentuk DPC baru di daerah yang belum ada sebelumnya.

“Saya optimis teman-teman yang hadir hari ini bisa mengoptimalkan dan membangun GRANAT lebih baik, sehingga suatu hari nanti para orangtua di Sumbar ini akan tenang sebab anak mereka telah jauh dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Perjuangan ini memang berat, tetapi bukan tidak bisa kita lakukan.”ujar Novi Zulfikar.

Sebelum sidang penetapan ketua Umum, Fajar Rusvan selaku satu-satunya calon ketua yang diangkat secara aklamasi menyampaikan orasi.

Pada orasi tersebut Ia menyampaikan kesiapannya untuk memimpin DPD GRANAT Sumatera Barat.

“Organisasi ini merupakan wujud dari pengabdian terhadap bangsa dan negara. Oleh karena itu atas dasar kolaborasi saya siap menerima tantangan untuk bersama-sama memajukan GRANAT.”tegas Fajar Rusvan yang sehari-hari disibukkan dengan kegiatan menulis Buku Biografi tersebut.

Nama Fajar Rusvan memang lebih dikenal lewat karya-karyanya sebagai penulis sekaligus Pendiri dan Pemimpin JC Institute, sebuah lembaga yang bergerak dibidang penulisan dan penerbitan buku. Bertemu dengan berbagai tokoh inspiratif memberikan banyak pelajaran kepada Fajar Rusvan diantaranya perkara kepedulian. Hal inilah yang menjadi latar belakang keikutsertaannya dalam organisasi GRANAT.

Selama beberapa bulan belakangan Ia aktif dalam berbagai kegiatan DPD GRANAT Sumatera Barat baik kegiatan intern pengurus maupun dalam diskusi dan dialog didepan publik untuk mengemukakan gagasan dan pandangannya terhadap berbagai kasus penyalahgunaan Narkotika di Sumbar.

Kegiatan tersebut tidak akan ada artinya tanpa kehadiran pengurus dan perwakilan GRANAT dari berbagai Cabang sebagai pemilik hak suara penuh dalam penetapan ketua Umum.

Peserta Sidang yang hadir diantaranya ialah Novi Zulfikar (Ketua DPD Sumbar), Asril (Wakil Ketua DPD Sumbar), Oktoniadi (Wakil DPC Kota Solok), Harfani dan Ropi Irandi (Perwakilan DPC Tanah Datar), Andri Satria M. (Perwakilan DPC Padang Pariaman), Dedy A.R (Perwakilan DPC Pasaman Barat), Radek Jul (Perwakilan DPC Mentawai), Kisrawidoni (Perwakilan DPC Kabupaten Solok), dan Sri Wahyuni Riza (Perwakilan DPC Padang). Mereka menaruh harapan besar agar ketua yang baru dapat mengoptimalkan potensi yang ada.

Selain pengurus, Musyawarah Daerah I DPD GRANAT Sumatera Barat ini turut diikuti oleh Tim dari JC Institute yang bertindak sebagai panitia pelaksana acara pembukaan. Dalam kegiatan tersebut tampak hadir Irham, Yolanda, Rafiqatul Afwa, Nori Natia dan Silvia. Mereka mendukung pengabdian yang dilakukan oleh pimpinan tempat mereka bernaung. (afwa)