Catatan dari HPN Ancol.. Kadis Kominfo Jadi Idola Kuli Tinta Dharmasraya

oleh -598 views
oleh
598 views

Jakarta,—-Baru pertama kalinya wartawan di Ranah Cati Nan Tigo menghadiri rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) ke-78 di Ancol, Jakarta. Jika selama ini, hanya wartawan yang tergabung di dalam PWI saja yang dapat pergi ke acara HPN. Namun, di tahun 2024 hampir seluruh wartawan Dharmasraya menikmati seluruh rangkaian kegiatan HPN. Bahkan, Kadis Kominfo Dharmasraya, Rovanly Abdams langsung memimpin keberangkatan Wartawan dan memberikan pelayan super ekstra terbaik bagi kuli tinta.

Suatu sejarah yang akan terukir sangat indah sepanjang kepemimpinan orang nomor satu di Kabupaten Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan yang mampu memberangkatkan 34 wartawan yang bertugas di daerah kekuasaannya. Sudah kedua kalinya wartawan di Kabupaten Dharmasraya merasakan kebersamaan dalam menjalin silaturahmi ke luar kota.

Tahun 2022, wartawan Dharmasraya diberangkatkan ke Medan untuk melakukan sharing informasi ke Dinas Kominfo Kota Medan. Di tahun 2024 bulan Februari, kembali seluruh wartawan Dharmasraya diberikan reward untuk menghadiri rangkaian kegiatan Hari Pers Nasional yang ke-78 di Ecovention Ancol, Jakarta, Selasa (20/2/2024).

Bupati memberangkatkan rombongan dengan jalur darat, menggunakan dua bus Nyaman Holiday untuk memberangkatan 34 wartawan baik dari media cetak maupun online. Dan 26 perwakilan OPD yang ada di Kabupaten Dharmasraya, yang turut serta menyaksikan dan merasakan kehangatan dan kemeriahan HPN di Jakarta.

Sekitar pukul 09.00 WIB pada tanggal 17 Februari 2024, dua bus telah berdiri kokoh di depan Kantor Bupati Dharmasraya untuk membawa seluruh wartawan dan OPD ke Jakarta. Disekitar itu, terdengar gelak tawa kecil dari para kuli tinta yang akan berangkat ke Jakarta. Tak peduli, hawa dingin yang menerpa kulit mereka kala itu. Ada juga terdengar obrolan ringan dari awak media dengan keluarga mereka yang turut serta mengantarkan kepergian ke Tanah Jawa.

Dan sekitar pukul 10.00 WIB, dua Bus Nyaman Holiday melayu cepat3 menyisir Jalan Lintas Sumatera menuju ke Jakarta. Perjalanan yang membutuhkan waktu lebih kurang 27 jam lebih tak dirasakan oleh para awak media. Karena selama diperjalanan para awak media Dharmasraya selalu melakukan kegiatan yang dapat mengusir penat dan lelahnya selama diperjalanan.

Iringan musik merdu mengiri canda tawa, dan obrolan ringan para kuli tinta selama di bus. Bahkan Bus Nyaman Holiday dijadikan tempat berkarauke bersama, berjoget bersama, bercanda gurau dan berselfi ria. Kegiatan-kegiatan tersebut membuat perjalanan berjam-jam tidak dirasakan sama sekali oleh para jurnalis di Kabupaten Dharmasraya.

Semua menjadi satu dalam suatu ikatan kekeluargaan yang sangat erat. Tanpa ada batas, tanpa ada jarak dan tanpa ada siapa dia, media apa dia dan bagimana dia menjadi seorang wartawan. Semuanya menjadi sama dan satu, yakni persaudaraan sesama wartawan se-Kabupaten Dharmasraya.

Kisah perjalanan ini, akan menjadi sebuah catatan sejarah yang indah bagi masa depan kelak. Kenangan selama perjalanan di enam hari bersama akan menjadi sebuah kisah indah penuh kenangan, yang tidak akan terlupakan hingga kapanpun. Bahkan akan menjadi sebuah cerita indah yang akan menjadi sebuah bahan obrolan ringan, jika kelak bertemu dimana pun berada. Ini akan menjadi sebuah catatan yang penuh sejarah bagi para awak media Dharmasraya.

Wartawan yang bekerjasama dengan pemerintah kabupaten dharmasraya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Kepala Dinas Kominfo Dharmasraya, Rovanly Abdams yang mau bergabung bersama dengan wartawan dalam suka maupun duka. Hanya sosok Rovanly Abdams lah, salah satu Kepala Dinas yang mau bergabung dalam keadaan suka maupun duka bersama dengan wartawan.

Dengan diajaknya perwakilan PPID pembantu yang ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD), untuk 3 menambah wawasan terkait informasi informasi daerah serta dapat melihat langsung HPN sekaligus HUT PWI. Sehingga hubungan baik dan keterbukaan informasi antara OPD dengan wartawan dapat terus terjalin dengan baik dan lancar.

Tidak ada lagi, OPD yang takut dengan wartawan untuk berbagi informasi. Serta memberikan pengetahuan dan pemahaman, mengenal lebih dekat bagi PPID dan wartawan sebagai mitra pemerintah daerah dalam melakukan tata kelola pelayanan publik.(yan)