DBD Renggut 2 Nyawa, Dharmasraya Status KLB

oleh -578 views
oleh
578 views
DBD status KLB di Dharmasraya, pasien kasus DBD meningkat setiap bulan di RSUD Sungai Dareh, Senin 2/4-2024. (masek)

Dharmasraya— Awas kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) ,berapa bulan ini meningkat di kabupaten Dharmasraya Sumatera Barat.

Bahkan dampak DBD datanya, sudah 2 orang pasien  DBD meninggal dua. Pihak berwenang di Dharmasraya terapkan status Kejadian Luar Biasa. (KLB)

Terkait korban meninggal dunia dan status KLB diungkap Direktur RSUD Sungai Dareh Sartinovita, S. Si, Apt.M.KM melalui Kepala Bidang Pelayanan RSUD Sungai Dareh dr. Ridia Dityarika, M. Biomed yawak media Selasa 2/4-2024.

Ridia mengatakan telah terjadi peningkatan dalam kasus Demam Berdarah Dengue atau DBD di Kabupaten Dharmasraya. Untuk RSUD Sungai Dareh pada saat ini pasien Demam Berdarah Dengue atau DBD ada peningkatan di bandingkan pada tahun lalu.

“Data sementara pasien DBD di RSUD Sungai Dareh Pada tahun ini terhitung, pada  Januari berjumlah 25 orang kemudian pada Februari berjumlah 28 orang. Selanjutnya pada Maret ini berjumlah 30 orang pasien DBD, Selama peningkatan kasus DBD ini, sudah 2 pasien DBD meninggal dunia dan DBD di kabupaten Dharmasraya,statusnya menjadi Kejadian ujar Biasa (KLB),”ujar dr Ridia.

dr. Ridia Dityarika, M. Biomed mengatakan demam berdarah adalah gangguan yang disebabkan oleh gigitan nyamuk. Bahkan, ada banyak sekali orang yang meregang nyawa dengan penyakit ini.

Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah sebuah penyakit yang diakibatkan oleh adanya gigitan nyamuk aedes Aegypti.

“Meningkatan kasus DBD,Kami dari Pihak RSUD Sungai Dareh telah berkoordinasi dengan instansi terkait seperti dinas kesehatan kabupaten Dharmasraya untuk mengambil langkah-langkah selanjutnya seperti penyemprotan, atau himbauan kepada masyarakat untuk membersihkan lingkungan di sekitar tempat tinggal nya, agar terhindar dari nyamuk pembawa DBD,”ujar dr Ridia. (masek)