Debat Paslon Presiden, Guspardi Gaus: Tok Soal Visi dan Misi, Jangan Lost Topik

oleh -1,067 views
oleh
1,067 views
Guspardi Gaus harap KPU siapkan debat capres dan cawapres secara komprehensif, Minggu 3/12-2023. (faj)

Jakarta,— Anggota komisi II DPR RI, Guspardi Gaus mengatakan bahwa pelaksanaan debat capres-cawapres adalah sebuah keniscayaan.

KPU harus melakukan langkah-langkah dan persiapan yang matang untuk menggelar acara debat tesebut.

“Dan tata cara pelaksanaan debat capres-cawapres pada pemilu tahun 2019, 2014, 2009 dan sebelumnya harusnya menjadi referensi bagi KPU sebagai pedoman untuk pelaksanaan debat capres- cawapres 2024,”ujar  Guspardi, Minggu 3/12-2023.

Menurutnya, jika pelaksanaan debat kandidat capres-cawapres 2024 dilakukan dengan format yang berbeda, tentunya hal ini akan menimbulkan persepsi yang bermacam-macam dari berbagai elemen masyarakat.

Politisi PAN Dapil Sumatra Barat 2 dan Pemilu 2024 kembali diamanahkan PAN untuk maju sebagai caleg DPR RI dapil Sumbar 2 menambahkan, kurang elok rasanya jika gelaran debat ini diluar kebiasaan. Ini harus menjadi perhatian dan catatan penting bagi KPU.

“Sebagai penyelenggara pemilu KPU harus bekerja secara profesional tanpa melihat sosok kandidat yang akan tampil. Sehingga masyarakat akan mendapatkan khazanah dengan tampilnya masing-masing kandidat pasangan capres-cawapres tersebut,”ujar Guspardi.

Namun begitu, kata Guspardi tidak boleh pula apriori dan tidak boleh juga over confident terhadap ketiga pasangan capres-cawapres.

“Bagaimanapun KPU telah menetapkan 3 pasang calon capres-cawapres yang akan bertarung untuk memimpin Indonesia 5 tahun kedepan,”ujar Guspardi Gaus.

Perlu diingat tegas Guspardi debat capres-cawapres ini merupakan debat tentang visi dan misi, saatnya jangan keluar (lost) topik .

“Jadi, tidak boleh keluar dari ranah yang berkaitan dengan visi dan misi yang akan disampaikan oleh pasangan kandidat itu sendiri,”jelas Pak Gaus biasa Guspardi Gaus disapa elite nasional.

Oleh karena itu, Guspardi  sebagai anggota komisi II DPR RI, meminta kepada KPU agar dapat mempersiapkan debat ini secara komprehensif dan tetap mengacu kepada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku terkait pelaksanaan debat yang akan segera di gelar pada bulan Desember 2023.

Diharapkan dengan debat kandidat ini masyarakat mempunyai ruang untuk mendengar dan menilai gagasan, ide serta visi misi dari ketiga pasang kandidat.

“Debat ini adalah sebuah etalase yang terbaik untuk bisa menilai kualitas pasangan capres dan cawapres. Pada akhirnya masyarakat akan menilai siapa yang layak dan pantas untuk dipilih menjadi pemimpin bangsa kedepannya,” pungkas Guspardi Gaus yang juga anggota Baleg DPR RI tersebut.(faj)