Dinanti Belasan Wartawan, Paslon Suami-Istri Daftar ke KPU Padang

oleh
Waoo Bapaslon dari perseorangan yang merupakan pasangan suami-istri Syamsuar Syam-Misliza mendaftar ke KPU Rabu 10/1 malam (foto: cim/wagtehtalua)
Waoo Bapaslon dari perseorangan yang merupakan pasangan suami-istri Syamsuar Syam-Misliza mendaftar ke KPU Rabu 10/1 malam (foto: cim/wagtehtalua)

Padang,—Unik, menarik dan tercatat dalam sejarah Pilkada langsung di Indonesia, itulah membuat belasan wartawan mau menunggu kehadiran Pasangan Calon (Paslon) yang suami-istri sah mendaftar ke KPU Padang.

“Akhirnya setelah lama mennggu Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) pasangan suami istri (Pasutri), Syamsuar Syam-Misliza itu sampai ke KPU sekitar pukul 22.27 Wib, malam ini,”ujar Ari menginfokan kepada medi ini Rabu 10/1.

Kehadiran pasangan dari jalur independen ini mendaftar ke KPU Padang menghilangkan lelah menunggu para awak media. “Daftar juo (juga) jadinyo,”ujar wartawan bersiap meliput prosesi pendaftaran.

Syamsuar Syam-Misliza mendaftar tanpa usungan Parpol tapi lewat jalur perseorangan, Bapaslon Pasutri ini bisa mendaftar karena sudah dilakukan verifikasi atas KTP dukungannya.

“Pasangan ini bisa mendaftar karena dibolehkan dan mengiri form kekurangan berkas dukungan, saat verifikasi lalu, KTP dukungan masih harus diperbaiki lagi hingga 18 Januari, yakni sejumlah 29.030, dan KPU akan melakukan verifikasi lagi atas KTP yang dimasukan, kalau memenuhi syarat kurang 14 ribu lebih maka Bapaslon ini bisa melaju sebagai Paslon Pilkada Padang,”ujar Komisioner KPU Padang Mahyuddin.

Sementara Syamsuar Syam saat mendaftar ke KPU malam ini mengatakan ketakraguan untuk mendaftar dan menambah kekurangan syarat dukungan KTP.

“Kami hadir mendaftar malam ini karena kami berani dan optimis KTP yang kurang bisa terpenuhi,”ujar Syamsuar Syam yang mengisi formulir pendaftaran di tempat pendaftaran yang disiapkan KPU Padang.

Paslon Pasutri ini menjadikan tiga Bapaslon yang mendaftar ke KPU Padang yang pada pukul 23.59 Rabu ini ditutup, Emdes-Mahen dan Syamsuar Syam-Misliza.

Dan Paslon Pasutri ini memastikan KPU Padang kembali mencatat sejarah.

“Kalau lolos sebagai Paslon maka ini pertama di Indonesia Pasutri maju sebagai Paslon dan juga KPU Padang lagi mencatat sejarah setelah pada Pilkada¬† 2013 lalu mencatat sebagai Pilkada teramai diikuti Paslon Perseorangan, yakni tujuh Paslon independeb,”ujar komen Andri di whatshap group TOP100.(wanteha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *