Dispar Sumbar Launching Calendar of Events 2024, Siap Gelar 78 Event

oleh -759 views
oleh
759 views

Padang–Dinas Pariwisata Provinsi Sumatera Barat gelar launching  kalender event wisata Sumatera Barat pada tahun 2024  di kawasan Pantai Purus, Kota Padang, Sabtu (20/1/2024).

Acara tersebut sekaligus menginformasikan capaian dan event yang akan dilaksanakan pada tahun 2024 yakni sebanyak 78 event yang akan teesebar di kabupaten kota di sumatera barat.

Dalam sambutannya Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi mengatakan bahwa langkah ini merupakan komitmen pemprov  dalam pembangungan di sektor kepariwisataan daerah.

“Pariwisata adalah salah satu potensi paling nyata yang sudah kita miliki di Sumatera Barat. Mulai dari keindahan alam, keunikan budaya, kelezatan kuliner, hingga atraksi wisata, semua sudah menyatu menjadi potensi besar untuk kita garap bersama-sama,” ucapnya.

Ia menyebutkan masyarakat serta pelaku industri pariwisata Sumatra Barat yang akan menjadi ujung tombak pelayanan terhadap wisatawan. Ia berpesan agar menjadi tuan rumah yang baik dan ramah terhadap wisatawan.

“Terapkan aspek Sapta Pesona (aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah dan kenangan) agar wisatawan senang dan selalu ingin berkunjung kembali ke Sumatra Barat,” ujar Mahyeldi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Luhur Budianda memgungkapkan kunjungan wisata ditahun 2023 yang ditargetkan 8,2 juta sudah melebihi target  hingga 137 persen.

Hingga akhir Desember 2023 telah tercatat kujungan wisatawan ke Sumatra Barat berjumlah 11.243.840 wisatawan. Rinciannya, 11.178.143 wisatawan nusantara, dan 65.697 wisatawan mancanegara.

“Tahun 2024 ini, kita menargetkan kunjungan wisatawan ke Sumatra Barat berjumlah 13,5 juta wisatawan. Angka ini lebih dari 20 persen, ” katanya.

Angka ini ditentukan dengan asumsi transportasi yang dapat kembali normal dan tidak ada kejadian luar biasa yang mempengaruhi politik, ekonomi dan keamanan.

Hal ini sangat mempengaruhi motivasi dan pergerakan wisatawan dalam melaksanakan perjalanan. Ia juga menyampaikan bahwa Dinas Pariwisata Provinsi Sumatra Barat sudah membuat aplikasi Penggerak Pariwisata (PETA).

Aplikasi ini bisa diakses langsung bagi pengunjung yang ingin berwisata ke Sumatra Barat.

Tahun ini kita kembali memperkenalkan e-book pariwisata Sumatra Barat dan aplikasi Penggerak Pariwisata (PETA), melalui telepon android masing-masing dengan memindai atau scan QR Code yang sudah disediakan yang berisi informasi pariwisata Sumatra Barat yang dibutuhkan kapanpun, dan dimanapun berada, sambungnya,” Ucapnya.

Terakhir Ia berharap untuk pengembangan Pariwisata di Sumatera Barat didukung oleh semua element masyarakat dalam berkolaborasi sehingga bisa memberikan dampak signifikan pendapatan dan kesejahteraan bersama. (**)