Duka Mendalam Wali Kota, Warga Padang Turut Jadi Korban Erupsi Merapi

oleh -1,106 views
oleh
1,106 views

Padang–Wali Kota Padang, Hendri Septa, Kamis (7/12/2023) menuju rumah duka warga Kota Padang yang turut menjadi korban erupsi Gunung Merapi. Dari data sementara, sejumlah warga Kota Padang turut menjadi korban.

Di antara para korban terdapat nama Novita Intan Sari dan Wahlul Alde Putra yang merupakan Ibu dan anak, warga Kelurahan Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah. Almarhumah Novita Intan Sari meninggalkan seorang suami dan 4 anak.

Sementara di Kecamatan Padang Timur, Hendri Septa mengunjungi rumah duka dari Almarhumah Reyhani Zahra Fadli, di Kelurahan Simpang Haru. Hendri Septa disambut langsung oleh Lolita Syaiful, Ibu Almarhumah Reyhani, dan pihak keluarga.

Hendri Septa mendengarkan dengan sabar kesah dan sedih yang disampaikan pihak keluarga, atas kehilangan orang-orang yang dicintai. Sambil sesekali menyabarkan pihak keluarga.

Ditemui di rumah duka salah satu warga Kota Padang korban erupsi Gunung Merapi, Wako Padang menyampaikan turut berbela sungkawa, kepada keluarga korban. Dan berharap agar keluarga yang ditinggalkan bisa menerima cobaan ini dengan kesabaran dan ketabahan.

“Sudah pasti bukan hal yang mudah bagi keluarga untuk menerima cobaan seperti ini. Tapi sebagai orang yang beriman, inilah takdir, dan kita kembalikan semuanya kepada sang Khalik. Insya Allah warga Kota Padang yang menjadi korban diberikan sebaik-baik tempat di sisi Allah SWT. Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” doa Hendri Septa.

“Ini duka kita bersama di Kota Padang. Seperti keluarga korban, kami semua terpukul. Kami semua ikut merasakan kehilangan dari pihak keluarga. Walau berat, tapi kita serahkan semua kembali kepada Allah yang maha kuasa, yang maha menjadikan segala sesuatunya,” tutup Wali Kota Padang ini lirih.

Turut mendampingi Wali Kota Padang dalam kunjungan ini Sekda Kota Padang Andree H Algamar, Kepala BPBD Hendri Zulviton, Kepala Dinas Kominfo Boby Firman, jajaran Dinas Sosial, serta camat dan lurah setempat.(**)