Fadly Amran Silaturahim dengan Pimpinan Media di Padang

oleh
Walikota Padang Panjang Fadly Amran pastikan kota cerdas berintegritas segera terujud, disampaikan saat silaturahmi dengan pimpinan media di Padang, Senin 11/2 (foto: icho)

Padang,—Pemerintahan perlu dikawal dengan konstruktif dan media berperan penting untuk itu.

Itu menjadi benang merah silaturahim Walikota Padang Panjang Fadly Amran dengan pimpinan media di Padang, Senin 11/2 siang.

Menurut Fadly, pers merupakan kunci penyampai program pemerintahan, sekaligus menjadi media autokritik pemerintahan untuk suksesnya pembangunan di kota berjuluk Serambi Makkah di Sumatera Barat.

Fadly Amran mengatakan Padang Panjang di era pemerintahannya  bersama Wakil Walikota Asrul menargetkan sebagai kota smart city.

“Tidak sekedar konsep dan wacana namun harus aplikatif dirasakan seluruh masyarakat Kota Padang Panjang, smart city pum bertagline Padang Panjang Kota Cerdas Berintegritas,”ujar Fadly didampingi Kadiskomnfo Padang Panjang Marwilis.

Silaturahmi berjalan santai dan banyak canda, apalagi di kalangan pimpinan media di Padang, Fadly dikenal sebagai anak muda visioner.

“100 hari lebih memimpin Padang Panjang banyak torehan penghargaan termasuk pengelolaan smart city kategori kota kecil. Terpenting dsri itu semua target kami bersama Wakil Walikota adalah keterlibatan masyarakat dalam membangun kota, ini ternyata menjadi indikator Padang Panjang banyak meraih anugerah di tingkat nasional, kota kecil tapi genit, mengundang banyak daerah lain studi tiru ke Padang Panjang,”ujar Fadly.

Terkait tagline Padang Panjang kota cerdas dan berintegritas ditarget lima tahun harus nyata, perencanaannya dilakukan tahun pertama masa jabatan Walikota Padang.

“Program baik tanpa perencanaan percuma, sehingga aparatur Padang Panjang perlu dilakukan reformasi dengan menjadikan aparatur cerdas dan¬† berinovasi serta mengedepankan integritas,”ujarnya.

Dan Fadly memastikan untuk mewujudkan aparatur sipil negara seperti itu dia pastikan menggunakan indikator jelas.

“Tidak ada balas dendam politik itu bukan tipe saya, semua terukur, kalau pejabat di Padang Panjang memang fokus melayani masyarakat dan punya jiwa inovasi siapapun dia pasti saya garansi,”ujarnya.

Untuk integritas itu, 18 Februari mendatang Fadly.mengundang KPK RI untuk memberikan masukan dan pemahaman kepada aparatur serta stakeholder untuk percepatan pelaksanaan Padang Panjang berintegritas tadi.

Sedangkan terkait kota cerdas, menurut Fadly ini ditunjukan untuk semua orang di Padang Panjang.

“Allhamdulillah APBD 2019 untuk pendidikan disetujui DPRD sebesar 20 persen lebih dari total APBD, ini untuk memastikan Padang Panjang kota cerdas tadi,”ujarnya.

Termasuk soal pusat perkulakan di Padang Panjang, pasar kota itu kini sudah mentereng, bahkan penempatan pedagang Fadly dan jajarannya menggunakan cara bersahabat.

“Allhamdulillah juga saat penempatan pedagang ke pasar yang baru tidak ada riak, ini tidak lepas dari pendekatan pemerintahan ke pedagang,”ujar Fadly. (icho)