Fakhrizal jadi Gubernur, HM Tauhid : Penerus Sejarah Perwira Polisi jadi Kepala Daerah di Sumbar

oleh -131 views
HM Tauhid (kiri) optimis Fakhrizal gubernur sebagai peyambung sejarah sukses perwira polisi jadi kepala daerah di Sumbar. (foto: nov)

Padang,—Jangan pernah melupakan sejarah, nah untuk kepala daerah ternyata Sumbar mencatat pernah dua periwira polisi yang menjadi kepala daerah.

Sejarah kepemimpinan daerah di Sumatera Barat mencatat perwira Polisi, sebut saja Bagindo Aziz Chan Wako Padang dan Rangkayo Basa Gubenur Sumatera Tengah.

Kepemimpinan perwira Polisi tersebut sudah teruji, baik dalam membebaskan negeri maupun membangun struktur organisasi untuk mengayomi masyarakat.

HM Tauhid, seorang tokoh masyarakat yang sudah berpengalaman memimpin partai politik dan organisasi profesi pelayaran menilai, secara pribadi banyak sosok anggota Kepolisian yang memiliki hati bersih, dan jujur dalam mengayomi.

Apa yang dikatakan Tauhid bukan tidak beralasan, karena berkat seorang perwira Polri ia bisa menjadi sosok bertanggung jawab dan mandiri.

“Saya dulu orang yang tidak berguna, namun berkat bimbingan pak Drs. H. Zainal waktu itu menjabat Danres Padang, maka saya bisa seperti sekarang ini,”ungkap Tauhid.

Ditambahkannya, Zainal yang terakhir merupakan Wakapolda Sumbar, hampir memiliki kesamaan dengan Kapolda saat ini Fakhrizal, yakni rendah hati dan mengayomi.

Berdasarkan latar belakang sejarah tersebut, HM Tauhid berkeyakinan kalau Fakhrizal memimpin negri ini, jauh akan lebih baik dari saat ini.

Barometer diambil Tauhid karena Polisi akan pebih tegas dalam memimpin, dan lebih selektif dalam menempatkan para pembantunya, sehingga lebih menyentuh kepada masyarakat.

Saat ini, sejarah Sumatera Barat harus diulang kembali dalam kepemimpinannya, dengan menempatkan seorang perwira Polisi sebagai gubernur, untuk menjadikan perjuangan daerah ini pebih baik di mata pemerintah pusat.

Menurut Tauhid, sosok yang cocok itu untuk memimpin negri sat ini tak lain Irjend Fakhrizal, karena ia tegas dan sangat paham dengan keadaan anak negeri. Sosok santun, smile, taat dan pengayom serta lebih berpihak pada masyarkat, baik untuk kalangan agama,adat maupun anak muda.

“Saat ini saya melihat sosok Fakhrizal, sangat cocok dan rasanya perlu kita dukung, agar kita kembali memiliki pemimpin humanis,” tukuk Tauhid.(nov)