Febby Dt Bangso Deklarasikan Pasangan ASA

3804
Andre Rosiade (kanan) dan Maidestal Hari Mahesa (kiri) hari ini dideklarasikan menjadi pasangan Andre-Mahesa (ASA) oleh Koalisi Poros Tengah Pilkada Padang 2018, Senin 21/8 di Padang.

Merdeka,—Mesti Padang diguyur hujan badai hari ini, tapi tak menyurutkan para pembuat perubahan dan sejarah kepemimpinan di Kota Padang.

Di Pondok Gulai Kambiang Surya Berkah Ampang, Ketua DPW PKB Sumbar Febby Dt Bangso deklarasikan Pasangan ASA, Andre-Mahesa untuk Pilkada Padang 2018.

“Hari ini Padang mencatat sejarah, dua anak muda Andre Rosiade dan Maidestal Hari Mahesa berpasangan untuk maju di Pilkada Padang 2018 dengan call name pasangan ini ASA, Andre-Mahesa,”ujar Febby, Senin 21/8 di Padang.

Ketua PKB Sumbar Febby Dt Bangso selaku ketua Koalisi Poros Tengah mendeklarasikan Pasangan ASA (Andre-Mahesa) ke Pilkada Padang 2018, Senin 21/8 di Padang.

Empat petinggi Parpol hadir, mereka siap mengusung pasangan ASA ke Pilkada Padang, yakni PPP, PKB, Gerindra dan Ketua DPC Demokrat Padang Januardi Sumka, deklarasi juga dihadiri organisasi.kemasyarakatan, dan kepemudaan Padang, juga para loyalis Andre dan Maidestal Hari Mahesa.

“Empat Parpol ini solid mensosialisasikan dan mengurus segala sesuatu untuk menjadi Koalisi Poros Tengah mengusung Pasangan ASA,”ujar Januardi.

Bahkan dideklarasikannya Andre-Esa menjadi pasangan pertama untuk maju ke Pilkada Padang yang siap lahir dan bathin.

“Beda dengan pasangan lain masih berkutat mencari wakil dan mencari Parpol, pasangan ASA sudah siap luar dalam bukti pemuda itu gerakannya cepat dan lincah, tipe pemimpin seperti ini dibutuhkan Padang menuju kota modern dan beradab nan Islami,”ujar Febby.

Pemerhati Politik Sumbar Yul Akhiari Sastra (dua dari kiri) tegaskan pasangan ASA pas dan menjadi harapan baru serta sprite baru Padang ke depan, Senin 21/8 di Padang

Menurut pemerhati politik Sumbar, Yul Akhiari Sastra terbentuknya Koalisi Poros Tengah yang diinisiator Dt Febby bersama Januardi Sumka merupakan terobosan baru.

“Pemilih Padang butuh yang baru dan pemimpin baru santun dan tidak jumawa, Poros Tengah menjawabnya dengan mengusung Pasangan ASA, hari ini resmi dideklarasikan, duo anak muda bisa membuat pemilih pemula menjadi bergairah berpolitik,”ujar Yul.

Menurut Febby pasangan ini tak akan lakang dek paneh tak lapuak dek hujan, duo anak muda ini akan bersinergi bersama Parpol pendukung bekerja memenangkan Pilkada Padang.

“Tak ada yang tak mungkin di politik, kalau dibilang masih muda, simpan saja, buka google sudah banyak anak muda menjadi kepala daerah di Indonesia saat ini, Sutan Riska, Dharmasraya 26 tahun jadi bupati, Armin Laura usia 32 tahun jadi Bupati Nunukan,”ujar Febby.

Bahkan para deklarator Koalisi Poros Tengah optimis kalau Pasangan ASA dipercaya oleh pemilih kota Padang, maka apa yang tak bisa dibuat Mahyeld-Emzalmi, ASA bisa mewujudkannya.

“Insha Allah Andre dan Esa bisa mewujudkan program yang bagi kepala daerah sekarang baru bisa bermimpi,”ujar Febby yang hari ini resmi menjadi Ketua Koalisi Poros Tengah.

Sedangkan Januardi Sumka menegaskan muculnya anak muda ke pentas Pilkada Padang sangat positif bagi Kota Padang.

“Dua anak muda ini, Andre dan Esa adalah tipe pekerja keras yang selalu gelisah terhadap ketertinggalan maupun kemiskinan, Insha Allah Demokrat siap menjadi pendukung dan pengusung Pasangan ASA,”ujar Januardi.

Sementara Muzni Zen memastikan kader dan simpatisan Gerindra Padang solid mendukung dan memenangkan ASA jika maju ke Pilkada Padang.

“Saatnya anak muda, yang muda yang kuat yang muda yang kaya kreasi untuk maju dan sejahteranya Padang,”ujarnya.

Yul Akhiari Sastra menilai positif singkatan nama pasangan ini yaitu ASA. “Dia bisa menjadi pasangan awak samo awak, dan bisa lebih hebat lagi yaitu harapan, Andre-Esa menjadi harapan baru, menjadi spirite baru kota Padang kedepan, singkatan pasangan ini sangat pas,”ujar Yul.

Maidestal Hari Mahesa biasa dipanggil Esa memastikan jajaran PPP Padang satu suara untuk menangkan ASA.

“Kita sudah siap, bahkan sudah mulai bersosialisasi merangkul anak muda pemilih pemula dan masyarakat Padang untuk bersama memenangkan Pilkada, ASA menang maka itu kemenangan masyarakat Padang tidak kemenangan Parpol,”ujar Esa.

Menurut Esa yang tercatat tiga periode menjadi wakil rakyat kota Padang, pola pemerintahan Padang selama ini sangat ekslusivisme.

“Pemimpin sibuk bagi kue jabatan kepada orang-orangnya saja, tidak pernah memberikan ruang kepada yang tidak segaris denganya, lihat saja berapa orang pejabat potensial non job dan akhirnya pindah karena dianggap orangnya walikota lama,”ujar Esa.

Akibat pola seperti itu, hal yang mendasar untuk masyarakat terabaikan, macet dan banjir menjadi rutinitas bagi warga kota ini.

“Belum lagi soal maksiat, waduh ngeri kita melepas anak-anak kita ke pergaulan di kota ini sekarang, tapi jika ASA diberi amanah maka untuk hal yang begituan Insha Allah tidak akan terjadi, Padang bersama ASA siap lepas landas dari kota serba tanggung sekarang, menjadi kota modern bermartabat,”ujarnya.

Deklarasi sudah dicanangkan koalisi pun sudah terbentuk tinggal kerja keras mendapatkan tiket untuk mendaftar ke KPU Padang.(wanteha)

 

BAGIKAN