Gandeng Dinkes Sumbar, Organda Gratiskan Test Swab Sopir

oleh -136 views
Besok (Selasa 23/6) Organda Sumbar bekerjasama dengan Dibkes dna Dishub Provinsi Sumbar gelar test swab gratis untuk 1000 sopir dan kernet angkutan umum dan pariwisata di Sekretariat Organda Sumbar, terlihat cheking akhir test swab gratis, Senin 22/6 (foto: dok/organdasb)

Padang,—-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Sumbar tidak ingin awak angkutan umum terpapar Covid-19.

Selasa 23 Juni 2020, bertepat di Sekretariat Organda Sumbar gandeng Dinkes Sumbar akan melakukan test swab gratis kepada 1000 sopir angkutan umum.

“Test Swab untuk sopir angkutan umum adalh kebijakan untuk mengantisipasi dan upaya memutus penyebaran Covid-19,”ujar Ketua DPD Organda Sumbar Sengaja Budi Syukur, usai rapat teknis akhir dengan Kepala Dinkes Sumbar Merry Yuliesday dan Kadishub Sunbar Eru Novaldi, Senin 22/6 di Padang.

Kata Budi Syukur selain mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19, tes swab juga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi para penumpang angkutan umum.

Menurut Budi, berdasarkan data Organda Sumbar, tercatat 4.000 sopir bus angkutan dan pariwisata di Sumbar. Untuk tahap awal, Organda Sumbar mengajukan tes swab gratis untuk 1.000 sopir ke Pemerintah Provinsi Sumbar.

“Alhamdulillah, Pemprov sudah menyetujuinya, dan tes swab bisa dilaksanakan, Selasa besok. Gratis,”ujar Budi.

Menurut Budi, tes swab kepada sopir angkutan umum tersebut untuk mendukung era new normal  sekarang. Soalnya, sopir memiliki peran yang cukup vital, karena mereka akan berinteraksi dengan banyak orang karena membawa penumpang atau wisatawan.

“Ini sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi penumpang. Sebab, sejak Covid-19 meruyak beberapa bulan belakangan, para penumpang selalu diliputi rasa waswas, apakah angkutan umum yang mereka tumpangi steril dari covid atau tidak,” ujar Budi yang juga Dewan Penasehat DPD Kadin Sumbar itu.

Kapan perlu, lanjut pengusaha angkutan itu, pada angkutan umum akan ditempel logo berisi keterangan ‘Sopir dan Kernet Kendaraan Ini Bebas Covid’.

“Tentunya, logo tersebut boleh dipasang setelah sopir mereka melakukan tes swab, dan hasilnya dinyatakan negatif Covid,” tukuk Budi.

Budi juga mengajak pengusaha angkutan umum agar mengirimkan para sopir dan kernetnya melakukan tes swab. (*rilis: organdasb)