Gebyar Vaksinasi Massal Covid-19 Peserta Yakin Vaksinasi untuk Atasi Pandemi

oleh -43 views

 

HARRIS SUYATA —ENGETAHUI kegiatan Gebyar Vaksinasi Massal Covid-19 selama 2 hari, salah satunya di Puskesmas Kebun Sikolos, menggerakkan Fredrik Tirtosuryo Esoputra (53) memboyong keluarganya.

Setibanya di Puskemas, Fredrik, istri dan anak diarahkan ke lantai II. Di Aula pertemuan itu sejumlah tenaga kesehatan tengah melakukan proses vaksinasi kepada warga. Sejenak menunggu, guru SMKN 2 itu akhirnya mendapat giliran disuntik vaksin Sinovac.

Ada perasaan lega dari pria yang beralamat di Kelurahan Tanah Pak Lambik ini. “Sangat senang sekali telah menjalankan vaksinasi sebagai persiapan jelang mengajar 12 Juli mendatang,” katanya.

Sebagai seorang guru, Fredrik sangat menginginkan situasi normal. “Kalau bisa jangan banyak daring, dampaknya kurang baik juga bagi anak,” tuturnya.

Fredrik meyakini vaksinasi merupakan langkah yang tepat menangani penyebaran pandemi Covid-19. “Pemerintah mengeluarkan biaya yang sangat besar untuk mengatasi Covid-19 ini. Mengapa kita tidak hargai. Tidak mungkin pemerintah melakukan ini tanpa memikirkan dampak baik bagi masyarakatnya,” ujar Frederik.

Sementara itu, Kamil (54), warga Kelurahan Ngalau RT 11 mengatakan, keinginannya menjalankan vaksinasi merupakan bentuk ikhtiar. “Kita perlu berikhtiar agar terhindar dari Covid-19. Salah satu jalannya ialah mengikuti vaksinasi ini,” sebut Kamil yang melaksanakan vaksinasi di Polres Padang Panjang.

Hoax tentang vaksin menurut Kamil hanyalah dibuat oleh orang-orang yang anti pemerintahan serta mereka yang ingin mengacaukan negara ini. “Yang menyebar hoax ini pasti anti pemerintah. Yang penting rasional saja,” ujarnya.

Animo masyarakat mengikuti vaksinasi dalam rangka Gebyar Vaksinasi Massal Covid-19 terlihat tinggi. Tampak dari jumlah yang datang di sejumlah titik vaksinasi. Di antaranya : di halaman Polres Padang Panjang, UPTD Puskesmas Kebun Sikolos dan UPTD Puskesmas Bukit Surungan.

Kegiatan vaksinasi ini dipantau langsung oleh Kapolres AKBP. Apri Wibowo, SIK, Sekdako Sonny Budaya Putra, dan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK), Drs. H. Nuryanuwar, Apt. MM.M.Kes. (*/kominfo)