Gelar DPM Poltekpel Sumbar, Gubernur Mahyeldi Pastikan Sumbar Terus Kembangkan Transportasi Publik

oleh -757 views
oleh
757 views

PADANG–Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menekankan bahwa Sumbar, khususnya Kota Padang sebagai ibu kota provinsi, terus berusaha dan berbenah dalam pengembangan pengelolaan transportasi publik. Oleh karena itu, kebutuhan akan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni di bidang perhubungan sangat penting untuk terpenuhi.

Hal itu disampaikan Gubernur Mahyeldi saat Pembukaan Diklat Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumbar serta Sosialisasi Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) 2024, Selasa (09/01/2024) di Terminal Anak Air Padang Sumbar.

“Salah satu upaya mengembangkan pengelolaan sektor transportasi publik adalah menjadikan terminal sebagai salah satu pusat kegiatan bagi masyarakat, sebagaimana yang berlangsung hari ini. Tentu dengan digelarnya kegiatan ini, Terminal Anak Air akan semakin berkembang, karena fungsinya semakin komplit,” ucap Gubernur Mahyeldi dalam sambutannya.

Namun demikian, Gubernur menyadari bahwa untuk menjadikan terminal dapat berfungsi secara ideal, sangat membutuhkan kerja sama yang baik antara Pemerintah Daerah dengan sektor-sektor hingga subsektor bidang Perhubungan secara menyeluruh. Oleh karena itu, Pemprov Sumbar menekankan akan selalu terbuka dan aktif dalam setiap setiap rencana kerja sama yang dilakukan.

“Ada pun terkait penerimaan Calon Taruna Kemenhub 2024, saya mengimbau seluruh pelajar di Sumbar agar memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan tersebut, sehingga Sumbar ke depan semakin banyak memiliki SDM yang kompeten dan unggul di bidang transportasi,” ucap Gubernur yang dalam kegiatan itu didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Dedy Diantolani dan Kepala Biro Adpim Mursalim.

Ada pun dalam sambutannya, Plt Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Perhubungan (BPSDMP), Dr. Capt. Wisnu Handoko menyebutkan, saat ini Kemenhub RI memiliki 27 Unit Pelaksana Teknis (UPT) di seluruh Nusantara, di mana 22 di antaranya merupakan Politeknik di bidang Pelayaran, Politeknik Penerbangan, Politeknik Transportasi Darat, serta Politeknik Penyeberangan.

“Tentu kita berharap, kehadiran politeknik ini dapat menghasilkan SDM transportasi yang kompeten. Termasuk di Sumbar, di mana terdapat satu Poltekpel yang terus menghasilkan lulusan yang cakap dan berkompeten di bidang perhubungan,” ucap Wisnu Handoko. (**)