Goro Bersama Warga PSG Nanggalo, Rengga Tindaklanjuti Kerusakan Jalan dan Sampah Kiriman

oleh -641 views
oleh
641 views
Camat Nanggalo Amrizal Rengganis didampingi Lurah Surau Gadang Rustan Effendi berbincang dengan Ketua RT 07/01 Kompleks Permata Surau Gadang, Desriandi SE, saat Padang Bagoro, Minggu pagi (25/2/2024).

NANGGALO—Padang Bagoro kembali dibentang Pemko Padang sejak awal tahun 2024. Kegiatan ini dilakukan semua lapisan masyarakat terutama dari RT dan RW di 104 kelurahan. Warga Permata Surau Gadang (Kompleks PSG) di RT 07 RW 01 Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo juga masih antusias melaksanakan goro.

Kompleks PSG rutin setiap hari menerima banyak sampah rumah tangga. Sampah-sampah ini dihanyutkan oleh air irigasi persawahan yang masih melewati pemukiman warga yang dihuni banyak ASN Pemko Padang dan Pemprov Sumbar itu.

“Goro (gotong royong) membersihkan lingkungan itu sudah ada sejak kami tinggal di Kompleks PSG (Permata Surau Gadang). Nyaris setiap Minggu warga Kompleks PSG mengangkat sampah kiriman yang dibawa irigasi sawah ke saluran drainase kompleks,” ungkap Ketua RT 07/01 Kelurahan Surau Gadang, Desriandi SE, Minggu pagi (25/2/2024).

Sehingga imbauan Padang Bagoro yang ditaja Pemko Padang tersebut sudah selaras dengan jiwa korsa (bahasa Perancis: esprit de corps) warga PSG Nanggalo.

“Instruksi dari Pak Sekda dan Pak Camat pun sudah kita infokan sejak beberapa hari lalu di Grup WA PSG. Dan mulai pukul 06.30 WIB kita sudah memulai mengangkat sampah dari drainase. Dari drainase di satu blok saja ada 5 karung besar sampahnya. Belum di blok lainnya di kompleks ini. Banjir dan sampah kiriman ini mengalir saat cuaca hujan maupun panas,” ujar Desriandi.

Sekira pukul 09.15 WIB, Amrizal Rengganis, Camat Nanggalo yang baru saja dilantik Wako Hendri Septa dua hari lalu, Jumat (23/2/2024), langsung ikut goro bersama warga Kompleks PSG.

Rengga datang bersama Kadis Perhubungan Ances Kurniawan, Sekretaris Bappeda Novalino dan Lurah Surau Gadang Rustam Effendi serta jajaran. Di sela Goro, Rengga terlihat berbincang-bincang dengan Ketua RT 07/01 Desriandi dan warga yang menyampaikan aspirasinya.

Rengga mengatakan, dia bersama rombongan memonitor kegiatan Padang Bagoro di berbagai titik kelurahan sekaligus melihat kondisi riil dan menyerap aspirasi warga. Ternyata, memang selalu ada masalah di tengah-tengah masyarakat, seperti persoalan banjir, kerusakan jalan dan drainase serta sampah kiriman seperti di Kompleks PSG.

“Setelah mendengar paparan Ketua RT dan warga, saya akan jadikan atensi agar permasalahan sampah kiriman, kerusakan jalan dan drainase di Kompleks PSG ini bisa diatasi. Saya akan langsung koordinasikan dengan OPD terkait agar bisa kita tindaklanjuti bersama sebagaimana arahan Pak Wali,” kata Rengga.
Sebagai camat, Rengga mengaku program 100 hari pertama kerjanya adalah menyerap aspirasi warga dan menindaklanjutinya bersama stakeholder terkait.

“Salah satunya mengatasi persoalan di Kompleks PSG ini. Apalagi, informasi dari Pak RT dan warga tadi, persoalan banjir kiriman ini sudah dihadapi warga bertahun-tahun. Saya janji, ini jadi prioritas dengan menindaklanjutinya ke Dinas PUPR, Tarkim dan DKP,” tambahnya.

Seperti diketahui pada tahun 2023, ada proyek irigasi yakni pelebaran drainase menuju aliran Batang Kuranji yang dilakukan oleh PSDA-BK Sumbar yang berasal dari Pokir Anggota Fraksi Gerindra di DPRD Sumbar, Desrio Putra. Pembangunan irigasi yang diberikan kepada warga Kompleks PSG itu diyakini mampu mengatasi masalah.

“Namun ternyata anggaran yang tersedia hanya cukup untuk mengerjakan pelebaran drainase di perbatasan kompleks KIP RT 06/01 dan pemasangan box culvert yang membelah Jalan Jamal Jamil. Sehingga hari ini kami warga PSG masih bergoro mengangkat sampah kiriman dari irigasi di belakang kompleks. Jadi kami para warga berharap Pak Camat bisa mengupayakan adanya kelanjutan proyek irigasi yang masih menggantung ini kepada pihak-pihak terkait,” ujar Desriandi. (hsn)