H Taslim Pentingkan Ghiroh Reuni Akbar 212, Ketimbang Dapilnya

oleh
H Taslim SSI, Caleg DPR RI dari PAN Dapil Sumbar 2, berbaur bersama 10 juta ummat Islam pada Reuni Akbar 212 di Monas Jakarta, Minggu 2/12. (foto: facebook/mummad-yasir)

Jakarta,—Cerita sarat religius paling kolosal diujung tahun 2018, yakni tumpah ruahnya ummat Islam Indonesia di satu titik yakni Monas Jakarta.

Diprediksi jumlah ummat muslim hadir pada Reuni Akbar 212 tahun 2018 delapan hingga 10 juta orang, Masyaallah Allahu Akbar.

Reuni Akbar 212 tahun 2018 mencatat rekor jumlah muslim terbesar di satu waktu dan satu titik menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, lafas Laillah ha Illah dan takbir berulang kali, Allahu Akbar.

Para muhajid dan muhajidah datang dari berbagai penjuru tanah air bahkan WNI yang tinggal di luar negeri pun hadir, mereka menanggalkan sekat status dan melupakan kesibukan, dengan tertib jutaan ummat Islam berjalan menuju satu titik yakni Monas.

Termasuk H Taslim SSI, tercatat sebagai Caleg DPR RI PAN Daerah Pemilihan (Dapil) Sumbar 2 untuk Pemilu 2019, Taslim lupakan kampanye door to door (pinti ke pintu) di Dapilnya pilih hadir Reuni Akbar 212.

Ghiroh saya yang memaksa untuk hadir, meski saat ini agenda kampanye di Dapil padat untuk bertemu warga harus dibatalkan dulu, ini semata-mata panggilan ghiroh tadi,”ujar Taslim di tengah aksi di kawasan Monas Jakarta, Minggu 2/12.

Haji Taslin SSI wajar hadir karena dia selalu ikut sejak awal dari gerakan Bela Islam, Bela Ulama dan Bela NKRI, sejak 411, 212 tahun 2016, hibgga reuni 2017 dan hari ini reuni damai 212 kembaki digelar.

Mantan Ketua PW Pemuda Muhamamdiyah Sumbar mengatakan Reuni Damai 212 2018 wadah persatuan ummat Islam Indonesia.

“Bagi saya aksi ini adalah persatuan visi misi umat dalam politik islam, aksi ini membuktikan bahwa umat Islam kompak dan kuat. Hari ini jutaan orang hadir dari berbagai Kalangan.
Saya tidak ingin banyak berkomentar terait makna¬† dan esensinya, reuni ini dikatakan ditungangi oleh Capres tertentu, atau dikatakan massa bayaran, Mustahil rasanya, tuduhan-tuduhan justru menambah melecut semangat Aksi 212, hadir ditengah jutaan ummat pada satu titik meneriakan la illa ha ilallah, terasa sekali kita hanyalah buih di mata Sang Khalid,”ujar Taslim.

Di Reuni Damai Aksi 212 tadi sangat kental dirasakan hadir jutaan ummat Islam karena paggilan ghiroh mereka. Terlihat kata Taslim di wajah-wajah peserta adanya keinginan luar biasa, semangat, bahkan berkorban untuk kepentingan agama itulah Alumnus 212.

“Saya berharap aksi ini momentum persatuan ummat seperti yang dikatakan Imam syafii “jadikan akhirat dihati mu,” dunia ditangan mu, “dan kematian dipelupuk mata mu,”ujar Taslim dikutip dari laman facebook muhammad yas

ir. (andri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *