Hadapi Erupsi Covid-19, Jasman All Out di Solok Selatan

oleh -74 views
Pjs Bupati Solok Selatan Jasman terlihat berdiaok dengan tenaga kesehatan saat dia sidak ke RSUD Muaro Labuah, Selasa 20/10 (foto: dok/hms)

Padang Aro,—Jasman memang hanya Pejabat Sementara (Pjs) Bupati tapi soal pengabdian dalam tugas totalitasnya  jangan disanksikan.

Apalagi menyangkut kesehatan dan keselamatan masyarakat di Solok Selatan tempat Kadis Kominfo Sumbar  ini ditugaskan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sebagai Pjs Bupati.

Gebrakan demi gebrakan Jasman sangat kentara dirasakan masyarakat, bahkan siapkan nagari tageh serta swab massal guru sekolah pun sudah dilakukannya.

“Semua itu untuk mengendalikan virus korona dan menekan supaya tidak terjadi erupsi positif covid-19 di Solok Selatan, caranya patuhi protokol kesehatan,”ujar Jasman Selasa 20/10 tadi.

Bahkan untuk menghadapi kemungkinan terburuk ledakan pasien positif covid-19 di Sumbar, Jasman tadi siang inspeksi mendadak (Sidak) RSUD Muaro Labuah Solok Selatan.

Pjs Bupati yang juga Juru Bicara Saygas Covid-19 Sumbar itu meninjau satu persatu ruangan mulai dari IGD, Ruang Pelayanan Pasien, hingga ruangan khusus pasien positif covid-19.

Di ruangan pelayanan pasien, jasman meminta petugas rumah sakit agar tidak membiarkan pasien menumpuk dalam satu ruangan dan menghimbau agar dilakukan fisikal distancing.

“Jaga phisical distancing, dokter, tenaga medis dan pasien antar pasien, tenaga kesehatan harus menggunakan standar protokol covid. Kalau tidak jaga jarak Ini sangat rawan, jangan biarkan masyarakat kita menumpuk di satu ruanhan, kita tidak tahu apakah ada di antara mereka yang terpapar, kalau ada yang terpapar tentu akan membahayakan bagi masyarakat kita yang lain disini” tegasnya dihadapan Kabag TU RSUD Muara Labuh, Fetri.

Beranjak ke ruangan IGD, Jasman memerintahkan agar letak tempat membuang sampah yang berada di tengah-tengah ruangan. Ia meminta agar di letakkan di luar ruangan dan apabila masih membutuhkan tempat sampah yang lebih besar, untuk meminta ke dinas lingkungan hidup.

Jasman juga menyampatkan diri meninjau ruangan isolasi covid-19. Dan berkomunikasi dengan dokter di RSUD yang mengeluh kekurangan tenaga medis.

Menanggapi hal tersebut, ia secara langsung menginstruksikan kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan, untuk memperbantikan tenaga-tenaga medis yang berada di Puskesman ke RSUD.

Hal itu katanya akan sangat efektif jika dibandingkan akan melakukan rekruitmen tenaga medis lagi yang membutuhkan waktu lama, sementara kondisi pandemi ini  urgent dan buruh tindakan cepat.

Jasman Rizal mengaku untuk kesehatan dan keselamatan masyarakat, biarlah orang menilai nyinyir.

“Bagi saya Solok Selatan harus menjadi kabupaten yang siap menghadapi kondisi bagaimana pun saat wabah covid-19 yang belum ada obatnya itu,”ujar Jasman. (rilis: hms/own)