Harus Siap Dalam Kondisi Apapun, Petugas Pengawas Ikuti Bimtek Pengawasan Pemilu Tahun 2024

oleh -577 views
oleh
577 views

Arosuka,- Bawaslu Kabupaten Solok kembali membekali petugas Pengawasan di setiap tingkatan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) guna pemantapan dalam melakukan pengawasan.

Bimtek ini membahas berbagai kemungkinan kerawanan selama pelaksanaan Pemilu, dan juga membahas langkah minimalisir terjadinya berbagai persoalan yang terjadi.

Acara ini digelar pada Rabu, 24/1-2024 kemarin di D’Relazion Cafe dan Resto Lukah Pandan Kota Solok, yang dihadiri unsur Ketua dan anggota Panwascam se-Kabupaten Solok, Staf SDM dan HPPH Panwascam se-Kabupaten Solok, Dinas Kominfo Kab. Solok, Kesbangpol Kab. Solok, LKAAM, dan Organisasi Kemasyarakatan.

Selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Solok, Titony Tanjung mengatakan, petugas pengawas di berbagai tingkatan, baik itu ditingkat kabupaten, kecamatan maupun petugas pengawas di masing masing TPS, harus siap dalam kondisi apapun.

“Tugas pengawasan saat ini sudah memasuki masa masa puncak, hingga nanti pada saat pelaksanaan pemungutan suara,” kata Titony.

Titony melanjutkan, yang tak kalah pentingnya petugas pengawas harus memperkuat komunikasi dan koordinasi sesama pihak terkait guna memudahkan dalam melakukan pengawasan.

Selain itu petugas pengawas juga harus mampu menyampaikan dan memberikan pemahaman terkait aturan dan peraturan yang berlaku secara bijak dalam melakukan tugas pengawasan di lapangan.

“Melalui kegiatan bimtek ini, semua petugas pengawas diharapkan lebih paham dengan tugas yang disampaikan serta siap dalam kondisi apapun,” pungkasnya.

Beny Azis dalam arahanya sebagai Komisioner Bawaslu Provinsi Sumatra Barat, juga menekankan bahwa tugas dan tanggung jawab sebagai petugas pengawas cukup berat.

“Tindak pengawasan tidak saja dilakukan terhadap peserta Pemilu, namun juga terhadap masyarakat terutama terhadap ASN dan anggota TNI/ Polri,” jelasnya.

Sedangkan Kapolres Solok AKBP. Muari dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa mobilisasi massa dalam kegiatan kampanye harus menjadi perhatian.

“ Yang harus jadi perhatian adalah mobilisasi massa saat kampanye, jangan sampai mengganggu ketertiban umum, mengganggu pengendara lain di jalan raya, serta jangan sampai menimbulkan kemacetan,” tegas Kapolres.

Selain itu kita harus mengantisipasi gesekan antar pendukung partai, ini sangat perlu diantisipasi dengan penerbitan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) agar tidak terjadi kegiatan kampanye di waktu dan tempat yang sama. (romi)