Hebat Dharmasraya Lima Kali WTP

oleh -281 views
Sutan Riska terima prediket WTP dsri BPK RI sevara virtual, Kamis 25/6 di rumah dinasnya. (foto: dok/hms-dms)

Dharmasraya,—-Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan membuktikan kerja pengelolaan keuangan kabupaten Dharmasraya.

Laporan Keuangan Pemerintahan Daerah (LKPD) Pemkab Dharmasraya tahun 2019, untuk kelima kalinya berturut-turut berbrevet Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Patut disyukuri dan ini kerja keras semua jajaran Pemkab Dharmasraya dalam mempertanggungjawabkan uang yang dikelola tahun 2019,”ujar Suran Riska Jumat 26/6 di Pulau Punjung.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD Kabupaten Dharmasraya Tahun Anggaran 2019, diterima Bupati Sutan Riska secara virtual dari BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Kamis 25/6.

Bupati Sutan Riska bangga dan bersyukur karena prediket WTP adalah untuk kelima kalinya didapat Pemkab di masa kepemimpinan Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan dan Wakil Bupati, H. Amrizal Dt Rajo Medan.

Penyerahan LHP LKPD dilakukan secara virtual, di Rumah Dinas Bupati Dharmasraya. Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya, Paryanto, Sekda, Adlisman dan sejumlah pejabat terkait.

Usai menerima LHP dari BPK RI, Bupati Sutan Riska mengucap syukur atas capaian ini.

Ia juga berterimakasih, karena capaian ini tentu tidak terlepas dari komitmen dan kerja keras seluruh jajaran pemerintahan, sehingga opini WTP kembali sukses dipertahankan.

“Semoga capaian ini menjadi semangat bagi kita di pemerintahan untuk lebih baik lagi kedepannya, terutama dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah,” ujar Bupati peraih tokoh keterbukaan informasi publik dari Komisi Informasi Sumbar Desember 2019 lalu.

Ketua DPRD Kabupaten Dharmasraya, Paryanto, juga menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Dharmasraya yang sudah bekerja keras dalam mempertahankan opini WTP selama lima tahun berturut-turut.

“Capaian ini tentu telah membuktikan komitmen dari Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam melaksanakan program dan kegiatan yang sesuai dengan penganggaran, serta mampu mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran tersebut dengan sebaik-baiknya,”ujarnya.(rilis: hms-dms)