Hebat Merah Putih Raksasa Berikibar di Dasar Laut, Penyelam Polri Beri Kado HUT RI 74

oleh -91 views
Inilah Tim.Polairud Dan Divers Polda Sumbar yang menjadi bagian Tim Polri memecahkan rekor dunia, Sabtu 3/8 di Pantai Manado Sulawesi Utara. (foto: dok/har)

Manado,—Hebat, membanggakan, Polri pecahkan rekor dunia selam dan torehan tinta emas di buku Guinness World Records (GWR), Sabtu 3/8.

Penorehan recor dunia itu dilakukn anggota Polri di Pantai Megamas, Manado, Sulawesi Utara (Sulut).di saksikan langsung Kapolri Tito Karnavian dan Kapolda se Indonesia, tampak hadir juga Kapolda Sumbar Fakhrizal.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian didampingi Ketua WASI Tri Tito Karnavian memimpin penyelaman dan mengibarkan bendera merah putih di permukaan usai penyelaman massal dengan melibatkan 3131 penyelam.

Kemudian pembentangan bendera terbesar di bawah air disahkan oleh pihak Guinness World Records Official Attempt luas 1.014 meter persegi. Rekor tersebut mengalahkan pencatatan dunia yang ditoreh Australia di 2017 dengan ukuran bendera 166,62 meter persegi.

Sementara, kontingen Divers Polda Sumbar turut andil pada agenda pemecahan rekor dunia selam GWR, yang telah dilangsungkan sejak Kamis lalu.

Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Sumbar, Kombes Pol Soelistijono, kepada awak media mengatakan, semua tim baik dari Sumbar serta daerah lain sangat antusias mengikuti pemecahan rekor dunia selam Guinness World Records (GWR) diselenggarakan Wanita Selam Indonesia (WASI).

“Kami bersyukur bisa mengikuti momen bersejarah ini, iven selam memecahkan rekor dunia,” ujar Kombes Pol Soelistijono, sekaligus Ketua Tim Selam Polda Sumbar, Sabtu siang.

Ia menambahkan, tim Divers Polda Sumbar telah mengikuti dengan baik segala rangkaian kegiatan, pada hari ini rangkaian penyelaman terpanjang di bawah air (most people scuba diving simultaneoulsy) serta pembentangan bendera terbesar di bawah air (largest unfurled flag underwater).

Sebelum rangkaian itu dimulai, para peserta mendapat pengarahan dari Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian didampingi istri Ny. Tri Tito Karnavian selaku Ketum WASI.

“Alhamdulillah, semua rangkaian kita ikuti dengan baik tanpa kekurangan, tadi ada pengarahan langsung dari Pak Kapolri dan Ketum WASI. Berjalan dengan baik dan tim Divers Polda Sumbar dalam keadaan aman terkendali,” jelas Soelistijono, sedang bersama tim di Manado.

Pemecahan rekor dunia selam, Indonesia bukan pertama kali memetiknya. Berdasarkan catatan sejarah dilansir dari www.guinnessworldrecords tertuliskan penyelaman terbanyak di bawah air (the most people scuba diving simultaneously) pernah diselenggarakan di 17 Agustus 2009 diikuti sebanyak 2.486 penyelam.

Sementara disisi lain, bakal ada pengembangan olahraga selam di Sumbar, sebut Komisaris Besar Polisi itu. Sebab perairan di wilayah Barat terkhususnya Sumbar sangat bagus.

“Perairan kita bagus, karang bagus dan hidup di beberapa titik. Kita ini Polairud maka kita mengenalkan selam. Tidak hanya itu peralatan selam kita punya dan akan dikembangkan mendatang,” terang Soelistijono.

Negara-negara di dunia menyebut Indonesia negara kepulauan terbesar di bumi ini, karena memilikki 17.000 pulau dan terkenal dengan keindahan luar biasa di bawah laut, terutama keanekaragaman hayati lautnya.

Para pecinta olahraga selam, baik domestik dan mancanegara sangat beruntung menyelam di wilayah perairan Indonesia.

Kapolda Sumbar Irjen Fakrizal sendiri mengakui ikut merasakan semangat dan kebanggaan dari peselam Polri yang torehkan rekor dunia.

“Saya bangga apalagi di tim itu ada Tim Divers Polda Sumbar dari Polairud, bahkan bergidik juga saat menyaksikan visual bentangan Sang Merah Putih raksasa di dasar laut,”ujar Fakhrizal

(*rilis/ichobb)