Hebat… Putera Minang Pimpin Tim Jelajah Nagari Kemendes

oleh
Ketua DPW PKB Sumbar H Febby Dt Bangso apresiasi kerja KPU, Bawaslu dan Kepolisian serta TNI, Pilkada berjalan aman dan Sumbar tetap kondusif, Rabu 27/6 (foto: dok)

Padang,—Sabtu 9/6 pagi ini, Tim Jelajah Desa Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) memulai perjalanan menjelajahi nagari-nagari di Sumbar.

Tim ini beranggotakan personil dari kementerian yang telah mendistribusikan Dana Desa Rp 187 triliun untuk percepatan pembangunan Indonesia, dimulai dari desa.

Hebatnya lagi, Tim Jelajah Nagari Kemendes PDTT langsung dipimpin oleh putera minang, tokoh muda Sumbar, H Febby Dt Bangso yang merupakan Staf Khusus bidang Kebijkaan Strategis Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo.

Tim Jelajah Nagari tak hanya untuk mempererat silaturahim jelang Iduk Fitri tapi juga untuk melihat langsung realisasi Dana Desa yang sudah disalurkan ke nagari-nagari di Sumbar.

Seperti diketahui kata Febby Dt Bangso dana desa tak hanya nilainya yang tergolong fantastis, tetapi umpan balik yang dirasakan masyarakat di desa juga sangat besar.

“Tak sedikit desa atau daerah yang sebelumnya terisolir, justru aksesnya semakin terbuka. Terjadi percepatan pembangunan di desa, terjadi pertumbuhan yang signifikan di desa.
Lalu, bagaimana konritnya? Sejak pekan pertama Ramadan, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo telah menurunkan Tim Jelajah Desa Ramadan. Tim ini bergerak keliling desa, dari satu provinsi ke provinsi lainnya di seluruh Indonesia,”ujar Febby.

Dan mulai Sabtu ini, Tim Jelajah Nagari sampai di Padang, tim langsung bergerak ke Padangpariaman, Pariaman, Pasaman Barat, Pasaman, Bukittinggi, Agam, Limapuluh Kota.

Dari rundown Tim Jelajah Nagari di Sumbar sampai 12 Juni akan mengunjungi 31 titik untuk 31 agenda selama empat hari.

“Agenda utama adalah melihat dan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pencapaian dari pendistribusian Dana Desa yang sudah diberikan kepada setiap nagari di Sumbar,”ujar Febby

H Febby Dt Bangso bukan nama asing lagi di Sumbar, bahkan jabatan Ketua DPW PKB juga dipercayakan kepada tokoh muda minang ini. Febby  dipercaya Kemendes PDTT untuk memimpin tim jelajah desa tersebut di Sumatera Barat.

“Pak Menteri Eko Putro Sandjojo mempercayai ketua tim dipimpin oleh sosok yang sudah dikenal di negeri yang terkenal dengan adat basandi syara’, syara’ basanda kitabullah.

Sosok dimaksud H Febby Datuk Bangso, tokoh muda Sumatera Barat asal Kabupaten Agam. Ia sudah tidak asing lagi di lingkup Kemendes PDTT karena selain menjadi Staf Khusus Kemendes PDTT bidang Kebijakan Strategis, ia juga Ketua Forum Bumdes Indonesia.

“Beliau juga sudah sangat memahami karakter dan kondisi di Sumbar,”ujar Eko Putro Sandjojo di Jakarta kemarin.

Febby mendapat amanah memimpin Tim Jelajah Desa untuk Sumbar mengungkap tugasnya, yakni untuk melihat dari dekat penyaluran Dana Desa dan sejauh mana pencapaian yang sudah terjadi.

“Kesempatan ini akan ditindaklanjuti dengan diskusi dengan pihak-pihak yang bersentuhan dengan semua yang sudah diberikan tersebut,”ujar Datuk Febby  sapaan akrab Menteri Eko kepadanya.

Tim Jelajah Nagari Kemendes itu dimaksudkan untuk memastikan capaian sesungguhnya yang terjadi, pascabantuan dana desa mengucur ke nagari-nagari di Sumbar.

“Jika ditemukan kekurangan atau masalah di lapangan, bisa segera ditindaklanjuti untuk diperbaiki,”ujarnya.

Menurut Febby, penggunaan dana desa memiliki ruang lingkup yang lebih luas. Tak hanya bisa digunakan untuk pembangunan infrastruktur saja, tetapi bisa dikembangkan untuk pengembangan ekonomi serta mendorong kegiatan-kegiatan produktif lainnya, termasuk ekonomi kreatif atau pun inovasi yang dilakukan untuk kemajuan desa.

“Jelajah Desa ini dijadikan sebagai ajang silaturrahmi dan menyaksikan capaian positif dari Dana Desa,”ujar H Febby Datuk Bangso.

Datuk Febby juga membeberkan, dari kunjungan Tim Jelajah Desa Kemendes yang sudah mengunjungi berbagai daerah di Indonesia, terlihat kemajuan nyata dari bantuan Dana Desa yang sudah dikucurkan.

“Allhamdulillah realisasi dana desa dk Indonesia terjadi lompatan besar dari berbagai sektor di desa. Tak hanya membuka isolasi desa, tetapi peningkatan SDM masyarakat desa dan peningkatan perekonomian,”ujar Febby. (rilis: humas-kemendesa-pdtt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *