Himbara dan Lion Parcel Bahu Membahu Kembangkan BUMDes

oleh
Menteri Desa PDTT Eko Putro Sandjojo mendamping Presiden Ri Joko Widodo berkunjung ke Batu Merah Ambon meninjau program padat karya tunai dengan dana desa, beberapa waktu lalu (foto: twitter/@ekosandjojo)

Yogyakarta,—BUMDes makin seksi dan dipastikan tidak akan dbiarkan berjalan sendiri.Terbukti Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menggandeng Himbara (Himpunan Bank Milik Negara) yakni BNI, BRI, Mandiri dan BTN bersama Lion Parcel siap kembangkan BUMDes.

“Ini dilakukan untuk terus memacu pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di desa-desa dengan menggandeng pihak swasta, seperti Lion Parcel dan Himbara untuk mewujudkan percepatan pertumbuhan ekonomi di desa,”ujar Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo saat acara pembukaan Pelatihan Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa (KPMD) angkatan 16 dan 17 di Balai Besar Latihan Masyarakat (BBLM) Yogyakarta, Jumat 25/5 seperti dikutip pada kemendesa.go.id.

“Tadi kita menyaksikan kerjasama antara Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Lion Parcel dan Bank. Kerjasama BUMDes ini selain menambah pendapatan dan nilai ekonomi, juga nilai tambah produk di desa. Masyarakat desa bisa mendapatkan harga lebih baik. Beberapa waktu lalu Kemendes PDTT mengadakan pameran BUMDes di Malaysia, BUMDes bisa pro aktif langsung ke setra-sentra produksi di desa,” ujar Eko.

Mendes PDTT menambahkan, kerjasama dengan Lion Parcel akan sangat berguna untuk mengakselerasi transaksi produk unggulan desa melalui E-Commerce dari BRI dan BNI. Ia mencontohkan, ke depan konsumen bisa membeli alpukat dari desa secara langsung secara online.

“Kalau model ini jadi, masyarakat desa tidak akan menganggur dan berpenghasilan di atas 2 juta. Ini tentu akan menguntungkan petani, toh beli alpukat dari sentralnya di desa kedepan bisa secara online,”ujarnya.

Menurutnya, banyak BUMDes yang sukses tidak terlepas dari manajemen pelatihan dan pendampingan. Untuk terus meningkatkan kapasitas aparat desa termasuk pemahaman mengenai E-Commerce, lanjutnya, Kemendes PDTT pun telah meluncurkan Akademi Desa 4.0 yang berfungsi sebagai lembaga pelatihan.

“Dalam Akademi Desa 4.0 diajarkan bagaimana mengelola BUMDes secara virtual, jadi masyarakat bisa belajar dan kita fasilitasi. Sehingga target tiap desa punya 1 BUMDes bisa tercapai di 2019. Saat ini ada sekitar 32 ribu BUMDes. Perlu terus disosialisasikan keberhasilan BUMDes supaya bisa menginspirasi desa lain, bisa dicontoh dan di kloning,” ujar Menteri Eko.

Sementara itu, Manager Operasional Lion Grup, Edward Sirait mengatakan, pihaknya menyambut baik karena dipercaya memiliki kesempatan kerjasama bersama Lion Parcel, Bank tergabung pada Himbara dan BUMDes.

“Dengan dibantu dan didukung penuh Bank dan produknya memang ada, harusnya BUMDes bisa jalan. Apa yg dibuat Pak Eko Putro Sandjojo adalah sejarah baru, produk desa dijadikan badan usaha, kedepa. Penjukan tiket juga bisa dikerjasamakan dengan BUMDes,”ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga terdapat penyerahan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa bantuan perbankan kepada BUMDes Mitra Binaan yang menjadi Agen Lion Parcel. Hal tersebut diberikan sebagai upaya pengembangan BUMDes. Sejumlah BUMDes yang mendapatkan bantuan CSR tersebut diantaranya BUMDes Maju Mandiri, BUMDes Bengkuyung, BUMDes Karya Mandiri, BUMDes Amarta, BUMDes Laksana Mandiri, dan BUMDes Hanjuang.(rilis: kemendesapdtt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *