Hirup Gas Beracun, Tiga Penambang Emas Meninggal Dunia

oleh -122 views
police line dipasang di lokasi lubang tambang tempat toga pekerja tambang warga meninggal dunia diduga karena menghitup gas beracun, Minggu 31/7-2022. (deek)

Dharmasraya, — Tiga warga Nagari Alahan Nan Tigo Asam Jujuhan Kabupaten Dharmasraya meregang nyawa di lubang tambang.

Meninggal dunia tiga warga itu diduga menghirup gas beracun di lubang diduga lokaso ilegal mining, Sabtu 30/7-2022 di lokasi tambang itu 3 milik warga tanah Jorong Kayu Aro Nagari Sei Limau Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten Dharmasraya.

Kejadian tiga warga meninggal dunia itu dibenarkan Kapolres Dharmasraya, AKBP Nurhadiansyah melalui Kapolsek Sungai Rumbai AKP Suyanto Minggu 31/7-2022.

 

Tiga warga meninggal dunia itu dari identitas diperoleh pihak kepolisian yaitu:

1. Nanang, umur 35 tahun, alamat korban Jorong Batu Kangkung Nagari Alahan Nan tigo Kecamatan Asam jujuhan Kubupaten Dharmasraya.

(2). Asrul, umur 36 tahun, alamat korban warga Jorong Lubuk Beringin Nagari Alahan Nan Tigo Kecamatan. Asam Jujuhan Kabupaten Dharmasraya.

(3). Ibnu Abbas,umur 37 tahun,alamat korban Jorong Sungai Papo Nagari Alahan Nan tigo Kecamatan Asam Jujuhan Kabupaten Dharmasraya.

Saat ini di lokasi Tempat Kejadian Peristiwa (TKP) tanah tambang milik warga tanah Jorong Kayu Aro Nagari Sei Limau Kecamatan Asam Jujuhan, Kabupaten. Dharmasraya dipasang garis polisi untuk bisa lagi melakukan aktivitas lagi.

Kronoligis kejadian yang membuat diga nagari itu, ketika diduga ketiga orang korban masuk ke lobang tambang karena sudah lama di dalam tambang tersebut.

Kemudian salah satu teman korban yang berada di atas pintu lobang tambang, curiga ke tiga orang temannya yang berada dalam lobang tambang tidak ada kabarnya,dan teman korban tersebut minta bantuan ke warga sekitarnya,untuk memintak bantuan dan pertolongan. Akhirnya ke tiga korban tersebut dapat dievakuasi dan kondisinya meninggal dunia.

“Saat ini apa penyebab kematian 3 orang tersebut masih dalam penyilidikan kami dari Polsek Sungai Rumbai dan anggota Reskim Polres Dharmasraya. Dugaan sementara akibat gas beracun dalam lobang tambang tersebut karena dalam lobang tambang tempat ditemukan 3 orang korban lebih kurang 12 meter,”ujar Kapolsek Sungai Rumbai AKP Suyanto (eek)