Hj Nevi ke Menkop: Tolonglah Bantu UMKM yang Masih Banyak Terdampak Covid-19

oleh -1,507 views
oleh
1,507 views
Hj Nevi Zuairina selalu kritis pada pemerintah jika membicarakan soal UMKM terdampak covid-19. (hd)

Jakarta,— Meski pandemi covid-19 sudah menyusut habis menerpa masyarakat Indonesia, tetap saja dampak nya masih berbekas terutama sekali masih banyak UMKM terdampak tragedi dunia tersebut 2020-2022.

Anggota Komisi VI DPR RI, Hj. Nevi Zuairina saat Rapat Kerja dengan kementerian Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UKM) di Gedung DPR, Senayan, agenda membahas implementasi berbagai kebijakan terkait UMKM, termasuk stimulus perekonomian nasional dalam menghadapi dampak penyebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19).

“Sebagai negara yang memiliki pondasi ekonomi yang kuat di sektor UMKM, kita semua menyadari bahwa masa pandemi ini telah memberikan tantangan luar biasa bagi para pelaku usaha kecil kita. Oleh karena itu, peran Kementerian KOPERASI dan UMKM sangatlah krusial dalam memastikan kelangsungan dan pemulihan ekonomi di tingkat mikro dan kecil,”ujar Hj Nevi Zuairina dikutip dari NZ Media Center 26/11-2023.

Anggota Badan Anggaran ini menyampaikan, salah satu pokok pembahasan dalam rapat itu adalah terkait peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nomor 11/POJK.03/2020 yang menetapkan stimulus perekonomian nasional sebagai langkah countercyclical di tengah penyebaran Covid-19.

Peraturan ini memberikan keringanan kepada debitur bank, termasuk UMKM, yang mengalami dampak ekonomi akibat pandemi.

Pada rapat lagi Hj. Nevi Zuairina menyoroti pentingnya koordinasi antara Kementerian KOPERASI dan Bank HIMBARA dalam restrukturisasi kredit pelaku UMKM yang terdampak.

“Tolonglah Pak Menkop, UMKM.bbanyak yang belum pulih dari dampak covid-19,”ujar Hj Nevi.

Politisi PKS ini juga menyampaikan pertanyaan kritis seputar bagaimana KemenKopUKM menjalankan koordinasi ini untuk memastikan implementasi peraturan OJK dapat berjalan secara efektif.

Poin penting yang diharapkan adalah keterlibatan aktif KemenKopUKM dalam memastikan Bank HIMBARA mampu melakukan restrukturisasi kredit dengan baik, sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam peraturan OJK.

“Bagaimana KemenKopUKM menjalankan peran dalam memastikan bahwa kebijakan restrukturisasi kredit ini dapat diimplementasikan secara efektif oleh Bank HIMBARA? Apakah ada langkah-langkah khusus yang telah diambil untuk memastikan bahwa pelaku UMKM yang terdampak dapat mengakses keringanan ini dengan mudah?” tanya Nevi.

Rapat Kerja juga menekankan harapan agar KemenKopUKM dapat memainkan peran yang proaktif dan berperan aktif dalam memastikan bahwa langkah-langkah stimulus perekonomian nasional yang terkandung dalam peraturan OJK dapat memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi pelaku UMKM yang terdampak Covid-19.

“Saya percaya, koordinasi yang baik antara KemenKopUKM dan Bank HIMBARA sangatlah vital untuk menjamin keberhasilan kebijakan stimulus ekonomi ini. Oleh karena itu, saya ingin mengajak kita semua untuk bersama-sama berkomitmen dalam menjalankan langkah-langkah yang terukur dan efektif guna mendukung pemulihan ekonomi UMKM kita,” tutup Nevi Zuairina.(hd)