Hormati Putusan Hakim pada Ahok, Umat Islam Jangan Terpancing Aksi Bakar Lilin

oleh -692 views
Nurkholis, pentolan Aliansi Aktifis Islam Sumbar saat aksi Bela Islam beberapa waktu lalu, siap hadang aksi bakar lilin di Sumbar, Minggu 14/5 (foto: kholis)
Nurkholis, pentolan Aliansi Aktifis Islam Sumbar saat aksi Bela Islam beberapa waktu lalu, siap hadang aksi bakar lilin di Sumbar, Minggu 14/5 (foto: kholis)

Padang,—Pasca Basuki Tjahaya Purnama atau Ahok divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan dua tahun penjara, gelombang aksi menolak putusan hakim, seperti aksi bakar lilin terjadi di banyak kota di Indonesia.

Menyikapi aksi itu, Aliansi Aktifis Islam Sumbar mengingatkan masyarakat Sumbar tidak terpancing apalagi ikut-ikutan aksi bakar lilin.
“Kami penjaga marwah Islam, penjaga kehormati ulama yakin warga Sumbar sangat menghormati putusan hakim dan tidak akan ikut terpancing aksi begituan,”ujar pentolan Aliansi Aktifis Islam Sumbar, Nurkholis, Minggu 14/5 di Padang.
Dan aliansi ini juga mengingatkan untuk tidak terprovokasi oleh aksi bakar lilin untuk Ahok itu.
“Indonesia adalah negara hukum, kami masih mengakui hukum adalah panglima, justru aksi itu malah mengintervensi penerapan hukum di negara ini,”ujarnya.
Dan barisan aliansi dari kalangan aktifis Islam aliran keras ini menyatakan perlawanan kalau aksi bakar lilin dilakukan di Sumbar.
“Silahkan mengapresiasikan diri tapi aturan harus ditaati kalau aksi sudah melanggar ketentuan apalagi ada konten yang menghina Islam, maka kami siap bersimbah darah untuk membubarkan aksi itu di Sumbar,”ujarnya.
Aliansi aktifis ini memastikan Sumbar sangat kondusif dan tidak tergoda oleh aksi seperti di kota-kota lain.
“Kita di Sumbar sangat menghargai pluarisme dan menjaga NKRI dari perpecahan karena isu murahan ini, selagi tidak menghina Islam dan ulama kita sangat toleransi di Sumbar ini,”ujarnya.
Tapi, kata Nurkholis kalau ada kelompok di Sumbar yang mencoba menggoreng isu putusan Ahok di daerah ini, itu sama saja merusak kondusifnya daerah ini.
“Dan aksi itu sama manjagokan harimau lalok (membangunkan harimau tidur), dan kita siap menentang aksi itu,”ujarnya.
Sementara pentolan Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Sumbar, Khadafi Azwar mengatakan anggotanya sudah bersiaga, begitu ada gerakan bakar lilin maka anggota GRIB on-call untuk diturunkan membubarkan aksi tersebut.
“Kalau mau juga aksi bikinlah aksi bagaimana orang beradab aksi doa bersama misalnya, tiru Aksi Bela Islam, 411, 212 dan 505, tertib dan tidak melanggar aturan menyampaikan aspirasi,”ujar Khadafi.
Menurut Khadafi adanya banding Ahok pasca vonis itu sudah bagus dan tepat.
“Memang begitu aturan main dalam melakukan upaya pembelaan, ada banding, kasasi dan bahkan Peninjauan Kembali, tempuh aja itu, jangan bikin opini yang justru jadi bumerang bagi Ahok,”ujarnya.
Khadafi pastikan organisasinya siap bersama-sama dengan Aliansi Aktifis Islam Sumbar dalan upaya menghadang aksi bakar lilin.
“Sumbar negeri kami, sangat menghargai perbedaan tapi kalau sudah aturan main yang diprotes apalagi sampai lecehkan ummat Islam, sorry saya dan barisan siap melawan,”ujarnya.
Terkait beredar semalam di lini massa facebook satu orang bakar llin di daerah Jati, baik Nurkholis dan Khadafi menanggapi santai.
“Nggak usah direspon biar saja, kalau ramai baru kita hadapi,”ujar Nurkholis diiyakan juga oleh Khadafi. (erwan)