IKM Terus Menggurita, Menjadi Wadah Pemersatu Perantau Minang

375
DPP IKM diyakini mampu mempersatukan perantau minang di nusantara dan dunia, Sabtu 11/11. (foto: dok)

Jakarta,—Setelah keluarnya keputusan Kemenkumham tentang pengesahan akta notaris pendirian organisasi Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) diketuai oleh Fadli Zon dan telah dikukuhkannya secara resmi kepengurusan DPP IKM beberapa waktu yang lalu oleh Gubernur Sumbar Iwan Prayitno di Jakarta.

IKM semakin eksis, dan menjadi wadah primadona pemersatu perantau minang yang tersebar di seluruh nusantara bahkan di luar negeri.

IKM sekarang seperti “bapucuak ka ateh, mangaka dibawah”. Selama ini organisasi perantau minang berdiri sendiri ditempat/daerah masing-masing dimana perantau tersebut berdomisili.

Belum ada yang mempunyai wadah pusatnya, sehingga jaringan dan komunikasi terbatas hanya di daerah tersebut saja.

Lahirnya DPP IKM merupakan jawaban yang selama ini ditunggu-tunggu oleh masyarakat perantau minang.

“DPP IKM dapat menyatukan seluruh organisasi ikatan keluarga minang di seluruh Indonesia dan dunia bergabung menjadi satu yakni DPP IKM,”ujar tokoh muda saat ini berbisnis di Jakarta, Braditi Moulevey, Sabtu 11/11.

Menyatukan semua perantau minang merupakan tantangan yang sangat berat bagi seluruh pengurus DPP IKM untuk segera melakukan sosialisasi dan konsolidasi keseluruh daerah di Indonesia untuk mendirikan dan menyatukan organisasi perantau minang di seluruh nusantara.

“Menumbuhkan IKMĀ  di berbagai daerah rantau orang minang. Untuk itulah dalam waktu dekat ini, DPP IKM akan mengadakan rapat pleno untuk persiapan sebelum melakukan rapat kerja nasional,”ujar Ketua Harian DPP IKM Andre Rosiade.

Braditi menambahkan sanpai saat ini sudah cukup banyak IKM di daerah yang bergabung bersama DPP IKM.

Braditi Moulevey selaku Wasekjend DPP IKM, menyebutkan IKM yangbsudah terbentuk yakni Aceh, Riau, Lubuk Linggau, DKI Jakarta, Tangerang, Banten, Garut, Sukabumi, Jawa Barat, Balikpapan, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat serta masih banyak lagi daerah lain yang segera akan bergabung dengan DPP IKM.

“Ini merupakan suatu tanda bahwa masyarakat minang di Indonesia mulai merasakan perlunya suatu sinergitas dan ikatan yang kuat antara perantau-perantau minang di seluruh Indonedia. dan dengan adanya DPP IKM ini maka silahturahim dan jaringan perantau minang diseluruh Indonesia akan terkoneksi dan terjalin dengan baik antara pusat dan daerah dengan mengacu kepada database yang dimiliki di setiap IKM,”uajr Andre.

Selanjutnya DPP IKM pada tahun pertama ini akan menargetkan kepengurusan IKM akan berdiri di seluruh wilayah Indonesia dan akan segera menyusun program kerja yang nyata dan dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat minang di perantauan maupun di kampung halaman sendiri.

“Hadirnya DPP IKM dapat menyatukan seluruh perantau minang diseluruh wilayah Indonesia,”ujar Andre Rosiade.(dedi)

BAGIKAN