INH dan SHARE-INH Gelar Roadshow Ramadhan Bersama Ustadz Husein Gaza, Lc 

oleh -417 views
oleh
417 views
INH dan SHARE INH hadir di Luhak Nan Bungsu sampaikan penderitaan muslim Palestina, Kamis 27/3-2024. (tyu)

Payakumbuh,— Internasional Networking for Humanitarian (INH) bersama SHARE-INH wilayah Sumbar gelar “Roadshow Ramadhan bersama Muhammad Husein Gaza, Lc (MHG) di delapan titik di Kabupaten Limapuluh Kota dan kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat.

“Alhamdulillah pada bulan Ramadhan ini kita mengadakan rangkain acara roadshow atau safari dakwah untuk menyajikan informasi secara langsung tentang kesaksian Muhammad Husein Gaza, Lc (MHG) founder INH dan aktivis kemanusiaan di Jalur Gaza Palestina,”ujar  Dedi Afriadi Koordinator SHARE-INH wilayah Sumatera Barat, Rabu 27/3-2024.

Dedi menjelaskan, kegiatan roadshow itu bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait informasi yang terus berkembang mengenai peperangan yang saat ini tengah berlangsung di Jalur Gaza, Palestina.

“Dengan menghadirkan narasumber yang secara langsung ikut menyaksikan situasi dan kondisi di Jalur Gaza merupakan modal penting kita dalam memberikan edukasi dan informasi yang sebenar-benarnya,” jelas Dedi.

Dalam acara roadshow Ramadhan kali ini kami memilih Kabupaten Limapuluh Kota dan Kota Payakumbuh,  Delapan titik 1 itu; Masjid Al Amin, di Kecamatan Guguak, 2. Mutiara Hati Islamic School, Payakumbuh 3. ICBS Harau dan 4. Masjid Nurul Islam Sungai Baringin, Kec. Payakumbuh pada Rabu 27 Maret 2024 lalu ditambah empat titik pada 28 Maret 2024 yang berlokasi 1. Masjid Baitul Islam Lampasi, 2. Pesantren Al Islam di Sungai Kamuyang, 3. ICBS Payakumbuh dan terakhir pada titik ke empat di Masjid Taqwa, Payakumbuh jadi total 8 titik atau lokasi Kajian.

Dalam kajian ustad Husein Gaza menyampaikan bahwa beliau sudah menetap di Gaza selama 12 Tahun. Bagaimana mengalami langsung kejahatan Israel dan invansi serta blokade Israel di Gaza, serta merasakan berbagai Operasi militer di Gaza.

“Saya mengalami agresi militer di sana sejak tahun 2011, 2012, selama diblokade yang merupakan penjara terbesar di dunia, selama 8 hari, tahun 2014, diblokade 50 hari, 2021 selama 21 hari. Pada Februari 2023, saya sempat merasakan 35 hari. Tapi mulai 7 Oktober 2023 berbeda, merasakan bagaimana Israel mendeklarasikan perang, tapi menjurus ke pembantaian rakyat sipil yang diluar batas kemanusiaan,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, bagaimana Israel didukung Amerika, Inggris, Perancis dan Eropa lainnya, upaya kita di Indonesia selaku ummat Islam, harus lebih serius menanggapi tragedi kemanusiaan terbesar abab ini.

“Saya pulang ke Indonesia bukan untuk lari atau istirahat. Tapi untuk mengedukasi kepada masyarakat, agar jangan inkonsisten dalam mendukung perjuangan Palestina,” tegasnya.

M.Husein, menekankan, bahwa penjajahan di dunia harus dihapuskan, dan kemerdekaan merupakan hak setiap bangsa. Masyarakat Indonesia, terutama ummat muslim terlibat didalamnya, menuju Palestina murni merdeka, free Palestine.

“Kita harus serius dalam berbicara kemanusiaan, diantaranya, memboikot produk Israel, memantau dan mengusir kapal-kapal dagang milik Israel yang lalu lalang di Selat Malaka,” imbuhnya.

Kegiatan roadshow Ramadhan kali ini juga sekaligus untuk memperkenalkan SHARE INH di Sumatera Barat.

“Kami ingin menyampaikan kepada seliruh Masyarakat Sumatera Barat kalau SHARE-INH sudah ada di Sumatera Barat dan kami dari INH menunjuk saudara Dedi Afriadi Sebagai Koordinator Wilayah Sumatera Barat,”ujarnya.

Dan bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi dan berkolaborasi dengan kami bisa melalui SHARE-INH wilayah Sumatera Barat dengan menghubungi beliau do No Hp 081222270607.

“Pada kesempatan kali ini kami ingin mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah ikut bekerjasama dalam mensukseskan acara ini” imbuh ustad Husein Gaza.

Ustad Husein Gaza menambahkan kegiatan ini juga terlaksana karena dukungan penuh dari Wakil Bupati Kabupaten Limapuluh Kota Rizki Kurniawan Nakasri & istri beliau Lira Retno Sari ZA.

“Kedua pasangan ini luar biasa menyuarakan perjuangan rakyat Palestina untuk memperoleh kemerdekaan yang secara hakiki. Andai semua Pejabat publik memiliki kepedulian seperti mereka tentu gerakan kami akan cepat sampai ke seluruh Indonesia,” pungkasnya.(tyu)