Ini Agenda PMB Pasbar di Masjid Selama Ramadhan

oleh -1,038 views
oleh
1,038 views
Kadis Pendidikan Pasbar tentang Pesantren Ramadhan. (dok)

Pasbar,– Poses Belajar Mengajar (PBM) SD dan SMP di Kabupaten Pasaman Barat selama bulan Ramadhan 1445 H tidak ada libur. Tapi PMB digelar di masjid terdekat dari sekolah.

Kapala Dinas Pendidikan Pasaman Barat (Pasbar) Agusli menyampaikan, Bupati Hamsuardi mengarahkan kegiatan Pesantren Ramadhan dilaksanakan di masjid terdekat.

“Tujuan agar siswa terbiasa ke masjid, terbiasa berjamaah dan mencintai masjid, sehingga diharapkan di luar Ramadhan Pun siswa juga akan tetap rajin ke masjid,”ujar Agusli, Minggu 10/3-2024.

Agusli menyebutkan dialihkan PMB siswa ke masjid juga menindaklanjuti Rapat Kordinasi Forum Kadisdik kabupaten/ kota di Padang pada 4 Maret 2024 lalu, Dinas Pendidikan Pasbar bersama Kabid dan Kasi SD/ SMP melaksanakan rapat yang melibatkan K3S SD, MKKS SMP dan AGPAII Pasbar.

“Dari Hasil rapat itu disepakati bahwa pelaksanaan Pesantren Ramadhan dijadwalkan berlangsung tanggal 18 Maret sampai dengan 4 April 2024 dan dilaksanakan 5 hari dalam seminggu, yakni pada hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Sabtu. Sementara jam pelaksanaan pesantren tingkat SD berlangsung pada jam 07.30 sampai jam 10.00 dan SMP jam 10.30 sampai waktu sholat zuhur berjamaah,” jelas Agusli.

Menurut Agusli, materi yang akan disajikan pada kegiatan Pesantren Ramadhan difokuskan pada materi pemantapan praktek ibadah pada siswa SD dan SMP dengan proporsi 70 persen praktek dan 30 persen teori.

“Materi Pesantren Ramadhan yang akan disajikan berupa praktek berwudhu, praktek sholat wajib dan sunat, rukun dan syarat puasa, zakat, praktek penyelenggaraan jenazah. Praktek khutbah jumat untuk siswa SMP dan penyampaian sejarah perjuangan nabi Muhammad SAW. Setiap harinya kegiatan Pesantren Ramadhan akan diawali Sholat Dhuha bersama dan Tahfiz Alquran selama 30 menit,” terangnya.

Selain dibimbing penuh oleh para guru agama dan guru umum lanjutnya, diharapkan kegiatan Pesantren Ramadhan juga didukung oleh semua pihak, seperti pihak kecamatan, pihak nagari, jorong dan pengurus masjid. Selanjutnya juga diharapkan peran orang tua siswa untuk mengingatkan anaknya agar mereka mengikuti Pesantren Ramadhan sesuai jadwal.

“Semoga bulan Ramadhan ini dapat kita semarakkan, kita penuhi dengan ibadah, kita isi dengan kegiatan positif dan tentu bermanfaat, sehingga akan dapat membimbing kita menjadi hudallil muttaqiin,” tutup Agusli.(tj/jonhar)