Ini Dia Tiga Tokoh Muda Pessel Diharapkan Jadi Cabup Pilkada 2020

oleh -727 views
Ini dia tiga tokoh muda Pessel masuk bursa Calon Kepala Daerah pada Pilkada 2020. (foto: desaind by ichobb)

Padang,—Pesisir Selatan (Pessel) masuk rejim Pilkada serentak 2020, saat ini mulai banyak muncul bakal calon untuk bersaing dengan Bupati Hendrajoni yang diyakini bakal maju lagi sebagai Calon Bupati (Cabup) incumbent.

Tapi, dari sekian banyak figur yang ingin adu nyali pada konstestasi calon kepala daerah, dari penelusuran dihimpun media ini ada tiga tokoh muda diharapkan masuk bursa persaingan Pilkada Pessel 2020. Siapa mereka? Inilah dia!!!

Muhayatul SE, ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumbar masuk bursa, anak Duku Tarusan diharapkan maju sebagai Cabup Pessel. Selain muda Muhayatul sudah teruji dalam Pemilu 2019 kemarin.

Sebagai Caleg DPRD Provinsi dari Partai PAN, capaian suaranya cukup membuat guncang peta suara politik Pessel kedepan.

“Muhayatul dinilai menjadi ikon anak muda yang berhasil mengkatrol perolehan suara PAN di Pessel. Muhayatul jadi Caleg terpilih, sekaligus berkontribusi, PAN mencatat sejarah menjadi peraih suara terbanyak pada Pemilu 2019, dan harapan Muhayatul mencalon jadi Cabup sudah kencang terasa,”ujar kolega Muhayatul di Pemuda Muhamadiyah Sumbar Hendri Novigator, Kamis 20/6.

Arif Yumardi, anak Salido Painan juga mencuat masuk bursa Cabup Pessel 2020, Arif yang kini menjadi Komisioner Komisi Informasi Sumbar, Arif cukup dikenal di kalangam anak muda dan aktifis muda di Pessel.

“Bang Arif punya khans, sebelum di Komisi Informasi Sumbar, bang Arif termasuk panutan aktifis pemuda di Pessel, bang Arif juga mantan Ketua DPD KNPI Pessel, abang itu mampu mengayomi kami anak muda di sini,”ujar Endi pemuda Painan dibubungi media ini.

Hamdanus, Caleg terpilih PKS, kabarnya juga didesak banyak kalangan untuk melangkah ke percaturan perebutan kursi BA 1 G.

“Hamdanus termasuk yang banyak disebut kalangan politisi di Pessel, apalagi kesuksesannya meraih suara terbanyak di internal Caleg PKS membuktikan Hamdanus memiliki pemilih yang loyal dan solid,”ujar Pratama juga warga Painan.

Meski arus deras desakan mengalir pada tiga tokoh muda negeri sejuta pesona itu, Muhayatul dan Hamdanus masih belum berikan jawaban pasti.

Sedangkan Arif didesak media ini terkait namanya disebut masuk bursa Pilkada Pessel 2020, diplomatis menjawab memilih menuntaskan amanah sebagai komisioner Komisi Informasi Sumbar 2019-2023.

“Saya paham sekali bahwa politik itu dinamis, pertama saya mengucapkan terima kasih atas adanya harapan masyarakat Pessel, meski dilema karena masih ingin menuntaskan jabatan di Komisi Informasi Sumbar. Prinsip saya seperti air mengalir, saya Bismillah saja,”ujar Arif menjawab lewat whatsapp kepada wartawan media ini.

(ichobb)