Ini Kondisi Marapi Kini, Larang Mendaki, Pakai Masker

oleh -1,018 views
oleh
1,018 views
Erupsi Marapi, Jumat siang kemarin, akibatnya BIM ditutup, warga sekitar gunung dianjurkan pakai masker. (srnsht/bksdasb)

Padang,— Gunung Marapi Sumatra Barat terus erupsi, Jumat siang kemarin erupsi besar terjadi, abunya sampai ke Bandara Internasional Minangkabau, otoritas Bandara pun menutup aktifitasnya.

Sabtu 23/12-2023 Bandara Internasional Minangkabau dibuka kembali. Sebenarnya bagaimana kondisi Marapi kekinian, berikut laporan dari Indra Saputra, A.Md yang didasari sumber daya dari KESDM, Badan Geologi, PVMBG dan Pos Pengamatan Gunungapi Marapi

Gunung Api Marapi tinggi
2891 Mdpl berada di dua kabupaten yaitu Agam dan Tanah Datar, pagi ini cukup ramah, dari laporan Meteorologi, Cuaca cerah-berawan. Angin bertiup lemah ke arah Barat daya dan Barat Suhu udara 21.2-26.5 °C, kelembaban udara 62-81%, dan tekanan udara 682,2-683.2 mmHg.

Dari pantauan VISUAL, Gunung jelas. Asap kawah bertekanan sedang teramati berwarna putih -kelabu dengan itensitas tebal dan tinggi 600-1000 m diatas puncak kawah.

Tentang aktifitas KEGEMPAAN
Hembusan, Jumlah : 3, Amplitudo : 2.2-3.3 mm, Durasi : 26-49 detik.
Tektonik Lokal, Jumlah : 2, Amplitudo : 12.7-29.6 mm, S-P : 2.8-3.3 detik, Durasi : 20-95 detik
Tektonik Jauh, Jumlah : 1, Amplitudo : 10.9 mm, S-P : 17.6 detik, Durasi : 45 detik.

*Tremor Menerus (Microtremor)* terekam dengan amplitudo 0.5-2 mm (dominan 1 mm), sedangkan lainnya, Hembusan asap menerus condong kearah Barat dan Barat daya.

Gunung Marapi tetap berada di Level II Waspada, pihak berkompeten, MeREKOMENDASI:

1. Masyarakat di sekitar G. Marapi dan pengunjung/wisatawan/pendaki tidak diperbolehkan memasuki dan melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek) G. Marapi.

2. Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran/bantaran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Marapi agar selalu mewaspadai potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.

3. Untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan lainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik maka masyarakat yang berada di sekitar G. Marapi agar menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit. Selain itu jika terjadi hujan abu agar mengamankan sarana air bersih serta membersihkan atap rumah dari abu vulkanik yang tebal agar tidak roboh.

4. Masyarakat yang ada di sekitar G. Marapi dan seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah. (adr)