Ini Teriakan Guspardi untuk PPPK Teknis tak Lolos Ujian: Beri Kebijakan Afirmatif

oleh -602 views
oleh
602 views
Guspardi Gaus minta ada kebijakan Afirmasi bagi PPPK Teknis, Jumat 19/5-2023. (faj)

Jakarta,— Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi PAN Guspardi Gaus berteriak untuk berikan solusi terhadap peserta Ujian PPPK Teknis yang tidak lolos, supaya diberikan kebijakan afirmatif.

Kebijakan ini perlu dilakukan menyusul banyaknya peserta ujian yang gagal dalam tes kompetensi PPPK Teknis tahun 2022. Gugur massal ini terjadi lantaran tingginya  passing grade dan tingkat kesulitan soal yang diujikan juga sangat rumit,”teriak Guspardi Gaus, Jumat 19/5-2023.

Guspardi berteriak memohon itu saat menerima audiensi 18 orang perwakilan dari peserta tes seleksi kompetensi PPPK Teknis 2022 yang tergabung dalam Persatuan Tenaga Teknis Indonesia (PPTI) di ruangan VIP Komisi II, Komplek Senayan Jakarta, Selasa 16 Mei 2023.

Legislator PAN asal Sumatera Barat ini mengatakan, jika banyak peserta ujian kompetisi PPPK Teknis 2022 ini gagal, tentu konsekuensinya akan banyak formasi yang tidak terisi alias kosong.

Padahal, kata Guspardi Gaus kebutuhan PPPK teknis sebagai bagian dari aparatur sipil negara (ASN) masih sangat dibutuhkan dalam menunjang kinerja pemerintahan, baik di instansi pusat maupun daerah.

“Tentu akan sangat bijak jika pemerintah, dalam hal ini KemenPAN-RB, dapat memberikan kebijkan afirmatif guna mengatasi permasalahan ancaman gugur massal PPPK Teknis ini,” ungkap Guspardi.

Kebijakan afirmasi itu, menurut Guspardi, misalnya dapat dilakukan dengan melakukan sistem perangkingan bagi peserta seleksi yang tidak lolos untuk mengisi formasi jabatan yang tidak terisi.

“Atau ada kebijkakan lainnya seperti, jika peserta PPPK Teknis yang sudah mempunyai pengalaman kerja sebelumya dan itu dihitung sebagai tambahan kredit poin bagi yang bersangkutan dan lain sebagainya,” tutur Pak Gaus biasa Anggota Baleg DPR RI ini disapa banyak elite politik nasional.

Oleh karena itu, Guspardi sangat berharap kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) agar dapat melakukan simulasi sejauh mana afirmasi dan reformulasi tentang kebijakan mengatasi permasalahan gagal massal PPPk Teknis ini.

“Komisi II tentunya akan membahas dan menindaklanjutinya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama KemenPAN-RB dalam masa sidang ini. Dan diharapkan dapat dicarikan solusi terbaik terkait masalah ini,”ujar Guspardi Gaus.