Irdinansyah Minta Sebutan Mushala Ganti Jadi Surau

oleh -228 views
Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi meletakan batu pertama pembangunan Mushala Al Ikhlas Jorong Taratak XII, Nagari Atar, Kecamatan Padang Ganting dan minta sebutan mushala diganti ke surau. (foto: dok/fantau)

Batusangkar, — Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi mengharapkan agar penggunaan kata “mushala” untuk rumah ibadah dikembalikan dengan sebutan “surau” seperi waktu dulu.

“Alangkah baiknya sebutan itu diubah, karena mushala berarti tempat shalat, sementara surau berarti sarana ibadah shalat, juga menjadi tempat kegiatan lain seperti musyawarah, belajar silat, belajar agama dan lainnya,” tutur Bupati Irdinansyah saat peletakan batu pertama pembangunan Mushala Al Ikhlas Jorong Taratak XII, Nagari Atar, Kecamatan Padang Ganting, Senin 19/8.

Namun yang terpenting, ujar bupati, setelah selesai dibangun, masyarakat harus meramaikan surau itu nantinya.

“Setelah surau kita ini bagus, jangan hanya ada imam dan petugas surau saja, namun ramaikan selalu bersama-sama, karena dengan shalat berjamaah itu akan meningkatkan jalinan silaturahmi antar sesama jamaah,” katanya.

Anggota DPRD Tanah Datar Jasmadi mengharapkan semoga mushala atau surau ini nanti semakin bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya dan bisa mendukung program pemerintah daerah untuk menjadi Kabupaten Tahfizh.

“Kabupaten Tanah Datar bertekad menjadi Kabupaten Tahfizh dan Kabupaten Madani, salah satu upayanya adalah dengan memperbanyak menciptakan generasi muda untuk menjadi penghafal Al Quran, di surau inilah kita mulai,” kata Jasmadi.

Ketua Panitia Pembangunan, Amir Syarifudin menyampaikan Mushala Al Ikhlas yang sebelumnya berdiri sudah kurang layak digunakan dan harus dirombak habis dibangun kembali.

“Mushala Al Ikhlas ini mempunyai sejarah panjang dan sangat berarti, namun karena sudah dimakan usia dibutuhkan untuk dibangun ulang dan Alhamdulillah atas bantuan dari Pak Jasmadi melalui dana Pokir Anggota Dewan senilai Rp100 juta dan para perantau serta masyarakat lainnya, pembangunan ini dapat dilaksanakan,” katanya.

Ikut menyaksikan peletakan batu pertama musala itu Camat Padang Ganting Agusril, Kapolsek Iptu Kamaluddin, Perantau Yusparman, tokoh adat, ninik mamak serta bundo kanduang Nagari Atar. (fantau)