Iswandi Muchtar: Politisi Penggiat Pendidikan, yang Tahu Akar Masalah dan Solusi Warganya

oleh -204 views
oleh
204 views

Padang — Penerapan Sistem Penerimaan Siswa Baru (PSB) online yang diterapkan di Kota Padang beberapa tahun silam, menimbulkan berbagai dampak pada awal-awal penerapannya. Salah satunya adalah banyaknya anak-anak pinggiran yang tidak diterima di sekolah negeri. Saat itu, Sekretaris Umum DPD Perti (Persatuan Tarbiyah Islamiyah) Sumatera Barat periode 2013-2018, Iswandi Muchtar berinisiatif mendirikan SMP Perti di Sungai Sapih, Kuranji, Kota Padang.

Menurut Iswandi Muchtar (57), dalam kacamata apapun, penerapan PSB Online memang suatu langkah maju namun penerapannya saat itu perlu bertahap dan mengayomi sekolah yang ada, baik swasta maupun negeri ketika akan menerapkan program PSB Online mesti diajak dinas terkait.

Iswandi Muchtar, yang lahir pada tanggal 18 Februari 1966 di Sungai Sapih Kuranji ini menyikapi penerapan kondisi PSB Online di Kota Padang saat itu dengan mendirikan sekolah SMP Perti di Sungai Sapih pada tahun 2007.

Adapun tujuan didirikanya SMP Perti untuk menampung anak-anak pinggiran yang tidak bisa diterima di sekolah negeri, karena disuatu sisi masyarakat dengan keterbatasan ekonomi tidak bisa menyekolahkan anaknya di sekolah swasta di pusat kota.

“Menanggapi kondisi saat itu, setelah berkoordinasi dengan Disdik Kota Padang, saya berinisiatif mendirikan SMP Perti di Sungai Sapih yang biaya sekolahnya saya gratiskan selama tiga tahun diawal pendirian sekolah itu,” ujarnya dalam wawancaranya dengan media ini, Jumat (10/2/2023).

Ia mengakui akibat dari menggratiskan sekolah SMP Perti saat itu, hampir hari-harinya berada di sekolah SMP tersebut, karena selaku Ketua Yayasan di sekolah itu, dia juga merangkap mengajar 5 bidang studi karena keterbatasan guru kala itu.

Tidak hanya itu, dibantu oleh kawan-kawannya, dia yang tercatat sebagai Alumni SMA 5 Padang dan menamatkan perkulihannya di Jurusan Teknik Sipil tahun 1991 ini bersama-sama koleganya pada tahun 1997 mendirikan SMK Dhuafa, yang sampai hari ini masih eksis dan semakin berkembang ke arah yang lebih baik.

Iswandi yang lahir dalam keluarga sederhana di Kuranji ini, dulunya dididik dengan penuh kedisiplinan oleh ayahnndanya yang berprofesi petani ini. Ayahndanya dengan didampingi seorang ibu rumah tangga yang baik melahirkan 9 orang anak, termasuk Iswandi Muchtar, putra kelima ini.

Meski demikian, ia semasa kuliah pernah memimpin Pengurus Cabang Kesatuan Mahasiswa Islam Kota Padang, Sekretais Perwakilan KMI Sumatera Barat dan Wakil Ketua Pemuda Islam Sumbar serta Ketua PW GMP (Generasi Muda Persatuan) Sumbar 1993-1998, menjadi terkenal setelah duduk sebagai anggota DPRD Kota Padang pada periode 2014-2019 mewakili rakyat daerah pemilihan Kuranji – Pauh.

Sebagai putra asli Kuranji, Iswandi Muchtar yang saat itu duduk sebagai wakil rakyat di Gedung Bundar Sawahan, cukup getol memperjuangkan aspirasi masyarakat, seperti soal fasilitas rumah ibadah, akses jalan dan drainase. Namun memasuki kontestasi politik 2019 Iswandi Muchtar belum berhasil memperpanjang perjuangannya sebagai wakil rakyat Kuranji-Pauh karena maju untuk tingkat provinsi Sumbar dari partai PKB.

Iswandi Muchtar, yang saat di Komisi IV DPRD Kota Padang mendapat publisitas besar ketika memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat yang diwakilinya. Sekarang dengan profesional dibidangnya yakni Direktur CV Benta Utama dan CV Kobalan Kontruksi aktivitas sosial kemasyarakatanya tetap dilakoninya yakni sebagai Ketua Bidang Sosial dan Budaya DPP ILUNI FT UNP.

Pada media ini, Iswandi Muchtar Ayahnda dari Irfan Azzurri, SE ini menyampaikan bahwa pada kontestasi Pemilu 2024 yang merupakan kontestasi Megapolitik karena selain akan digelar Pilpres, Pilkada, juga akan digelar Pileg mulai dari DPR, DPD hingga DPRD kab/ kota serta provinsi, ia berencana akan kembali meramaikan Pileg Kota Padang.

“Pada pileg 2024 nanti Insha Allah, saya mohon doa dan restu untuk kembali ikut berjuang jadi anggota DPRD melalui Partai Demokrat Kota Padang Dapil 2 Kecamatan Kuranji,” tutupnya (Ag)